Sebanyak 32 ASN Terkonfirmasi Covid-19, Gedung Sate ‘Lockdown’ Sementara Waktu

Kamis, 3 Juni 2021 14:44 WIB

Share
Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Hotel Wyndham OPI, Kabupaten Banyuasin, Kamis (03/06/2021). (Foto : Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Sebanyak 32 ASN di Pemprov Jabar terkonfirmasi Covid-19, fasilitas dan area publik Gedung Sate ditutup sementara waktu, sambil melakukan upaya 3T kepada mereka yang terpapar Covid-19. Kehadiran pegawai dibatasi 25 persen dari kapasitas.

Penutupan berdasarkan Surat Edaran Nomor: 97/KS.01/UM tentang Penyesuaian Sistem Kerja bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

 Dalam surat edaran tersebut, kehadiran pegawai di kantor pada setiap unit kerja maksimal 25 persen. Sedangkan, PNS yang berusia di atas 50 tahun, ibu hamil dan menyusui, dan memiliki penyakit bawaan untuk melakukan Flexible Working Arrangements (FWA).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuturkan, penutupan fasilitas dan area publik Gedung Sate, serta penyesuain sistem kerja dilakukan untuk menyikapi adanya 32 Aparatur Sipil Negera (ASN) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

 "Terdapat satu klaster yang kami nilai membuat situasi di tempat kerja atau Gedung Sate ini harus dilakukan penutupan sementara karena terdapat 32 ASN di Pemda Provinsi Jabar yang terpapar Covid-19,” kata di Hotel Wyndham OPI, Kabupaten Banyuasin, Kamis (03/06/2021).

 “Kejadiannya pasca-Lebaran saat ada satu rombongan melakukan pertemuan dalam kunjungan kerja ke Jakarta. Kemudian dari situ ternyata menjadi sumber keterpaparan,” imbuhnya.

Emil, panggilan karib dari Ridwan Kamil  menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar untuk melakukan pelacakan kontak erat.

 “Kami langsung melakukan tracing kepada seluruh yang terpapar keluarganya, dan sesuai prosedur apabila ada klaster yang cukup signifikan, maka mohon maaf Gedung Sate ditutup sementara sambil kita lakukan upaya 3T kepada mereka yang terpapar Covid-19,” ucapnya.

Emil pun berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua lapisan masyarakat, khususnya pelayan publik, untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler