Bupati Bogor Ade Yasin Kembali Melakukan Rotasi Pejabat Eselon II

Jumat, 4 Juni 2021 17:06 WIB

Share
Bupati Bogor Ade Yasin tengah melantik pejabat baru di lingkungan Pemkab Bogor. (Ist)

CIBINONG, POSKOTAJABAR.CO.ID. -

Bupati Bogor, Ade Yasin, kembali melakukan rotasi di tubuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, khusunya untuk jabatan eselon II atau setara kepala dinas, Kamis (03/06/2021).

Ada enam jabatan eselon II yang dilakukan rotasi mutasi. Yakni Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli, Sekretaris DPRD, Dinas Perdagangan, dan Perindustrian (Disperdagin), dan Dinas Pendidikan (Disdik).

Bupate Ade Yasin memberikan atensi dan arahan khusus kepada para pejabat yang baru dilantik. Sebab, perubahan struktur yang dilakukannya dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor.

"Saya minta untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi. Pengangguran meningkat, ekonomi lambat maka harus ada perumusan kerja yang dirancang dengan baik," kata Ade Yasin, usai pelantikan di Gedung Serbaguna I Sekretariat Daerah (Setda) Cibinong,  Kabupaten Bogor.

Kepada mantan Camat Cijeruk, Hadijana, yang kini menempati posisi  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, diminta betul-betul melakukan pengawasan dan pelaksanaan program di lapangan dilakukan dengan baik.

"Salah satunya adalah soal program SamiSade yang dimana ini merupakan upaya Pemkab Bogor untuk membangun desa. Karena ini anggarannya cukup besar, maka harus dikawal dengan baik," jelasnya.

Lalu, untuk Disperdagin Kabupaten Bogor, Ade Yasin menilai masih banyak tugas yang belum selesai. Diantaranya soal pembangunan Rest Area Puncak, dan Penataan Pasar Cisarua. "Ini adalah bagian dari kawasan wisata Puncak. Maka harus diselesaikan segera," tegasnya.

Untuk Dinas Pendidikan, Ade Yasin meminta kesiapan yang matang menjelang pembelajaran tatap muka (PTM). Kata Ade, Kabupaten Bogor merupakan wilayah pertama yang berani melakukan uji coba PTM, maka kesiapannya pun harus lebih dibanding wilayah lain.

"Dinas Pendidikan juga harus fokus pada program vaksinasi pada tenaga pengajar, untuk mencapai Bogor Cerdas dalam Pancakarsa," tuturnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler