Kemendagri Nilai,  Pilwu Serentak di Indramayu Jadi Contoh Pilkades Terapkan Prokes di Indonesia

Jumat, 4 Juni 2021 11:06 WIB

Share
Pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kuwu (Pilwu) Serentak di Indramayu dipantau Kemendagri Republik Indonesia melalui Zoom Meeting. (foto:Ist.)

INDRAMAYU, POSKOTAJABAR.CO.ID .

Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak di 171 Desa di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang digelar Rabu dipantau langsung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

 Melalui Zoom Meeting yang digelar di Ruang Indramayu Command Center (ICC) Pemkab Indramayu  yang dihadiri Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Nina Agustina, Kajari Denny Ahmad, Sekda Rinto Waluyo, Asisten Daerah 1 Jajang Sudrajat, Kepala DPMD Sugeng Heryanto, Kadiskominfo Aan Hendrayana, Kasatpol PP  Teguh Budiarso dan Kadinkes Deden Bonny Koswara.

 Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, memberikan apresiasi kepada Pemkab Indramayu yang telah berhasil melaksanakan tahapan pemungutan suara dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu dinilai dari hasil pantauan langsung di TPS Desa Dukuh, Kecamatan Indramayu melalui Zoom Meeting disaksikan 9 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang akan menggelar Pilkades atau Pilwu Serentak.

 "Pesan Pak menteri jangan lengah. Waspada Covid-19 kami berharap seluruh pemilih dapat memberikan hak suaranya," kata Iyus menanggapi hasil pemantauan secara virtual.

Ia berpesan, pelaksanaan Pilwu serentak  tidak ada penumpukan dan bisa terjadwal secara tertata, dengan menjaga jarak tidak ada kerumunan dalam pelaksanaan Pilwu tersebut.

"Semoga  pelaksanaan Pilwu di Kabupaten Indramayu  bisa menjadi percontohan Pilkades dengan penerapan Prokes di Indonesia," pungkasnya.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, menyambut baik monitor langsung Dirjen Bina Pemdes didampingi Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum.

 Penilaian secara positif dan menggembirakan atas sukses penerapan protol kesehatan pada pelaksanaan Pilwu serentak di Kabupaten Indramayu, merupakan kerja keras seluruh Tim Panitia Pilwu tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler