Pemohon Kartu Kuning di Kantor Disnakertrans Kota Tasikmalaya Membludak

Jumat, 4 Juni 2021 11:19 WIB

Share
Pemohon pembuatan kartu Kuning di Kota Tasikmalaya membludak . (foto:Kris)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

Pencari kerja  di Kota Tasikmalaya meningkat mencapai 300 orang dalam dua hari ini.  Hal ini berdasarkan pembuatan kartu pencari kerja atau AK 1 di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Tasikmalaya jalan Siliwangi Kota Tasikmalaya, Jumat (04/06/2021). 
 
Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan pada Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kota Tasikmalaya, Hj. Nining Herlina mengatakan, pembuatan kartu kerja pasca lebaran 2021 ini meningkat cukup drastis. 

Karena Disnakertrans Kota Tasikmalaya sendiri sesuai moto yakni cepat akurat efektif dan efisien dengan situasi seperti ini mudah-mudahan tidak terjadi hal yang tidak  diharapkan.

"Akan tetapi dalam situasi pandemi Covid-19, kami tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menyediakan alat cuci, pakai alat suhu dan harus menggunakan masker," ucapnya.
 
Kata dia, Dalam dua hari saja, jumlah pencari kerja yang membuat kartu pencari kerja atau kartu kuning (AK 1) sudah mencapai 300 orang, dan mudah-mudahan dalam pembuatan kartu kuning ini tidak terjadi hal yang  tidak iinginkan
 
Dia menjelaskan, pada tahun 2020 kemarin, data pencari kerja yang melakukan pembuatan kartu kuning mencapai 7.000 pencari kerja dan langsung masuk ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemenakertrans). Sebab, datanya secara online terkirim ke pusat. 
 
"Ramainya pembuatan kartu pencari kerja saat ini sudah kelulusan sekolah dan tenaga kerja yang memperpanjang kartu kuningnya untuk masuk kembali kerja ke perusahaan. Rata-rata pencari kerja keluar kota," jelasnya. 
 
Berdasarkan informasi di lapangan untuk persyaratan pembuatan kartu pencari kerja yakni pemohon harus melakukan online terlebih dahulu dengan mengetik https://bit.ly/Ak1-kotatasik2021, kemudian menyerahkan foto copy KTP dan foto copy  ijasah dan menyerahkan pas poto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar.
 
Sementara itu, salah seorang pencari kerja, Amira warga indihiang kota Tasikmalaya mengatakan, dirinya membuat kartu pencari kerja untuk mencari kerja di Bandung,.

"Ikut teman yang kerja di Bandung meskipun sedang melakaanakan kuliah di STIA Tasikmalaya, siapa tahu ada lowongan pekerjaan disana," ujar remaja wanita berjilbab itu, ketika ditemui di Disnakertrans Kota Tasikmalaya," pungkasnya.(Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler