Disdagkoperind Dorong Pelaku UMKM di Kota Cimahi untuk Terus Melakukan Inovasi

Senin, 7 Juni 2021 22:26 WIB

Share
Pelaku UMKM harus berinovasi untuk mepertahankan produknya dari hantaman pandemi Covid-19. (foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Dinas Perdagangan UMKM Koperasi dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi mendorong kepada pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) dapat terus melakukan inovasi.

"Bagi para UMKM yang tidak bisa berinovasi pasti akan tersisihkan, kalau di Cimahi ada yang alih produksi, kemudian memaksimalkan digitalisasi sehingga mereka dapat bertahan," kata  Kepala Bidang (Kabid) UMKM dan Koperasi pada Disdagkoperind Kota Cimahi,  Rina Mulyani, diruang kerjanya Senin (07/06/2021).

Karena dengan adanyanya pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun lalu, kata Rina, sangat memukul bagi para pelaku UMKM.

Bahkan lanjut Rina ada sekitar 30 persen dari total sekitar 44 ribu pelaku UMKM yang gulung tikar sepanjang tahun 2020.

"Kalau yang terdampak cukup banyak. Tapi kalau gulung tikar ada sekitar 30 persen," jelasnya.

Khususnya pelaku usaha yang bergerak di sektor makanan, fashion dan kerajinan, secara keseluruhan, kata Rina, semua pelaku UMKM di Kota Cimahi sangat terdampak dengan kedatangan virus Corona. 

Berdasarkan hasil survei Disdagkoperind sepanjang tahun 2020, tercatat sebesar 40 persen UKM yang mengalami penurunan usaha, penurunan omzet rata-rata 53 persen, penurunan kapasitas produksi rata-rata 44 persen, dan penurunan tenaga kerja rata-rata 23 persen.

"Apalagi pas awal-awal Covid-19 muncul, 99,09 persen penjualan menurun, 36,6 persen produksi terhambat, 51,2 persen terhambat permodalan, 34 persen distribusi terhambat, 35,6 persen sulitnya bahan baku," beber Rina.

Rina pun mengklaim, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 ini. Seperti pelatihan usaha hingga penyediaan market place.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler