Dispangtan Kota Cimahi  Periksa Kesehatan Hewan Masyarakat Secara Gratis dan Jemput Bola

Senin, 7 Juni 2021 21:02 WIB

Share
Dinas Pangan dan Peternakan (Dispangtan) sedang melakukan pemeriksaan hewan-hewan milik masyarakat Kota Cimahi secara jemput Bola. (foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.
Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi memberikan pelayanan pemeriksaan hewan ternak di Kota Cimahi dengan sistem jemput bola  ke setiap kelurahan. 

Penanganan kesehatan bagi hewan yang sakit langsung dilakukan di lokasi tanpa biaya untuk mempermudah peternak.

"Kami ada program pengobatan ternak,  pendampingan, penyuluhan ternak, dan pemeliharaan ternak," ujar Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dispangtan Kota Cimahi, Mita Mustikasari.Senin (07/06/2021).

Lokasi pelayanan tersebar di 15 kelurahan yang ada di Kota Cimahi. Hal itu tergantung permintaan dari pemilik yang hewannya sedang sakit. 

"Ada 2 orang petugas, terdiri dari dokter hewan dan paramedis yang biasa turun langsung ke lapangan untuk pengobatan," katanya.

Petugas akan memeriksa terlebih dahulu hewan ternak yang sakit. 

"Tindakan pengobatan diambil sesuai dengan kondisi sakitnya apa. Untuk pengobatannya gratis tanpa dipungut biaya," ucapnya.

Beragam jenis hewan yang dipelihara peternak seperti sapi, domba, ayam, dan hewan ternak lainnya. Jenis penyakit yang biasanya menyerang hewan ternak, untuk domba diantaranya orf atau gatal di sekitar mulut, pink eye (belek), coccidiosis atau berak darah, gastroenteritis (infeksi usus), infestasi kutu (sheep ked), dan helminthiasis (gangguan saluran cerna).

"Sementara pada sapi biasanya penyakit helminthiasis, bloat (begah), dan papillomavirus (penyakit seksual). Kalau sudah diobati biasanya akan pulih kembali dalam beberapa hari," terang Mita.

Penyakit yang sering menyerang ternak di Kota Cimahi terutama pink eye. Penyakit tersebut kerap muncul saat musim kemarau. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler