Jembatan Timbang Losarang Tilang 20 Ribu Kendaraan Logistik, Ini Penyebabnya     

Rabu, 9 Juni 2021 11:19 WIB

Share
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berdialog dengan awak kendaraan logistik. (foto:Ist.)

INDRAMAYU, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Menteri Perhubungan,  Budi Karya Sumadi mengapresiasi kinerja petugas Jembatan Timbang Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Para petugas sudah memeriksa 50 ribu lebih kendaraan logistik, dalam waktu empat bulan atau periode Januari-April 2021. Dari jumlah itu, 20ribu  kendaraan di antaranya ditilang karena melebihi muatan.

“Tahun ini dalam waktu empat bulan kendaraan yang diperiksa sudah 50 ribu. Apa artinya,  teman-teman di Losarang ini produktif,” kata Menhub saat meninjau pelaksanaan pemeriksaan kendaraan di Unit Pelaksanaan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Losarang, Indramayu, Jawa Barat.

Menhub mengatakan,  pada 2020 lalu Jembatan Timbang Losarang memeriksa kendaraan sebanyak 63 ribu dengan hasil 36 ribu ditilang karena kelebihan muatan.

Sedangkan pada 2021,  hanya berlangsung empat bulan, jumlah  kendaraan yang diperiksa mencapai 50 ribu dengan ditilang 20 ribu unit karena kelebihan muatan.

Menurut dia, ketika empat bulan saja mampu memeriksa 50 ribu unit kendaraan, maka dalam kurun waktu satu tahun bisa mencapai 150 ribu.

 Ini menunjukkan produktivitas tinggi para petugas yang berada di Losarang. “Jembatan timbang ini adalah fungsi kontrol dari pergerakan kendaraan logistik dari satu tempat ke tempat lain,” tuturnya, Selasa (08/06/2021).

 Ia menambahkan,  ketika masih banyak ditemukan kendaraan logistik yang melebihi muatan, maka akan membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, lanjutnya jalan juga akan cepat rusak, sehingga para pengusaha logistik diminta menaati regulasi yang ada. Agar bisa meningkatkan keselamatan dan menjaga kualitas jalan lebih lama.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler