Warna Warni Krupuk Mlarat Cirebon Jadi Daya Tarik Tersendiri bagi Penggemarnya

Kamis, 10 Juni 2021 13:45 WIB

Share
Proses pembuatan Krupuk Mlarat dengan melakukan pemanasan bahan baku dalam tungku. (foto:Ejub)

CIREBON, POSKOTA JABAR.CO.ID

Entah mengapa jenis makanan ringan yang satu ini disebut Krupuk Mlarat. Sebutan itu menurut wong Cirebon, identik dengan orang tidak mampu.

Tetapi, dari  banyaknya jenis makanan ringan tersebut, nama Krupuk Mlarat hanya sekadar nama karena  bukan cuma dikonsumsi oleh kalangan masyarakat kurang mampu. Namun, pada kenyataannya Krupuk Mlarat kini telah akrab memjadi menu tersendiri bagi penikmatnya di berbagai kalangan. Bukan cuma masyarakat Cirebon saja bahkan telah dikenal di berbagai daerah lainnya.

Uniknya, proses pembuatan bahan makanan yang satu  ini, tidak menggunakan bahan minyak goreng. Tetapi, proses pematangan jenis makanan yang sudah dikeringkan itu menggunakan bahan pasir yang dipanaskan di kuali wajan.

'Itulah salah satu ciri proses penggorengan Krupuk Mlarat yang telah diwariskan   secara turun temurun,' kata salah seorang perajin,  Marwah, Kamis  (10/06/2001).

Ciri lain dari makanan ringan ini,  sekaligus menjadi daya tarik bagi penggemarnya, Krupuk Mlarat sengaja dibuat warna warni. Dari banyaknya jenis makanan ringan khas Cirebon hanya Krupuk Mlarat yang tampil beda dan memang menarik.

Marwah yang membuka usaha di Desa Gesik Kec. Tengah Tani Kab
Cirebon ini mengaku, mengalami penurunan penjualan  dalam beberapa bulan ini.
Pada hari normal, dari dua kuintal bahan baku yang dikonsumsi untuk pembuatan Krupuk Mlarat,  habis terjual dalam satu hari.

Namun, dalam masa sulit ini   dari bahan baku dengan jumlah yang sama terjual memakan waktu hingga tiga hari.

Usaha Krupuk Mlarat yang dirinltisnya sejak tahun 80 an hanya menjual bahan mentah belum diproses melalui penggotengan.

"Memenuhi kebutuhan pelanggannya kami secara rutin mengirim krupuk mentah ke Majakuning. Sebagian pelanggan ada yang mengambil langsung ke tempat ini,"katanya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler