Presiden UEFA: Hanya Sekali Ini Saja, Gelaran EURO 2020 di Banyak Kota Sebagai Tuan Rumah

Sabtu, 10 Juli 2021 13:48 WIB

Share
Presiden UEFA Aleksander Ceferin. (foto: AP/Marca)

BANDUNG,POSKOTAJABAR.CO.ID

Presiden UEFA  Aleksander Ceferin menilai tidak adil Euro 2020 digelar di banyak kota di berbagai negara sebagai tuan rumah. Ini juga karena adanya kondisi pandemi Covid-19.

UEFA tidak akan menggelar lagi turnamen EURO dengan banyak  tuan rumah dengan begitu banyak kota lagi sebagai tuan rumah.Sebab hal seperti ini  'tidak adil' pada tim dan penggemar.

Ceferin mengesampingkan kemungkinan banyak kota menjadi tuan rumah turnamen lagi. Seperti diketahui, turnamen EURO 2020 musim panas ini telah tersebar di seluruh Eropa dengan banyak tim yang tidak senang dengan jarak yang harus mereka tempuh.

Inggris mendapat keuntungan besar dengan tim Gareth Southgate hanya memainkan satu pertandingan dari Wembley.

Ceferin mengatakan kepada wartawan BBC Dan Roan di podcast The Sports Desk: "Saya tidak akan mendukungnya lagi.

"Saya pikir itu terlalu menantang dan dengan cara yang tidak benar bahwa beberapa tim harus menempuh jarak lebih dari 10.000 km dan yang lainnya 1.000 km.

"Ini tidak adil bagi penggemar, yang harus berada di Roma suatu hari dan di Baku selama beberapa hari berikutnya, yang merupakan penerbangan empat setengah jam."

Inggris telah mengambil keuntungan dari pertandingan mereka dan akan kembali menjadi tuan rumah di final besar hari Minggu melawan Italia.

Karena pembatasan Covid-19, penggemar di seluruh Eropa tidak dapat mengikuti tim mereka ke banyak negara.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler