Apakah Mantan Positif Covid-19 Masih Harus di Vaksin? Ini Penjelasannya!

Rabu, 14 Juli 2021 08:31 WIB

Share
vaksin - (foto.ist)

BANDUNG,POSKOTAJABAR.CO.ID

Banyak orang yang bingung apakah orang yang pernah positif covid-19 masih harus melakukan vaksin? jawabannya adalah masih tetap diwajibkan.

Vaksinasi berfungsi untuk memperkuat antibodi sekalogus dapat meminimalisir kemungkinan terinfeksi kembali suatu saat nanti.

Selain itu, penyintas tetap diwajibkan untuk melakukan vaksinasi karena bisa mencegah penularan pada orang lain plus memulihkan diri dari gejala yang bisa berkepanjangan dan berkelanjutan (long hauler).

Setelah sembuh dari paparan Covid-19, antibody yang dimiliki oleh penyintas ternyata tidak tahan lama dan menurut penelitian yang hingga saat ini masih berlanjut memaparkan bahwa sistem imun hanya bisa bertahan selama kurang lebih delapan bulan pasca terpapar.

Nilai plus lainnya dari penyintas Covid-19 yang sudah divaksinasi yakni dapat memberi perlindungan dalam jangka panjang.

Bahkan, ada penelitian yang menyebut bahwa seorang penyintas hanya perlu melakukan vaksinasi sebanyak satu kali dosis saja dan tidak perlu ada dosis kedua.

Pemberlakuan dari kebijakan itu sudah berlaku di beberapa negara yang ada di Eropa, diantaranya seperti Spanyol, Prancis, Jerman dan Italia.

Setelah seorang penyintas yang telah divaksin dapat dipastikan memiliki antibody yang lebih tinggi dan lebih kuat dibandingkan individu sehat yang tak pernah terinfeksi virus Covid-19 atau yang telah divaksin penuh.

Mengutip laporan dari laman KawalCOvid-19, dr. Kinanti Citra Weny menjelaskan bahwa pasien yang pernah menderita Covid-19 bergejala berat mempunyai antibodi penetral yang lebih kuat dibandingkan orang yang menderita Covid-19 tanpa gejala atau hanya gejala ringan.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler