Marcus Rashford Kini Jadi Pahlawan Setelah Sebelumnya Dilecehkan Secara Rasial Karena Gagal Tendangan Penalti

Rabu, 14 Juli 2021 08:51 WIB

Share
Marcus Rashford. (foto:news.sky.com)

LONDON, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Marcus Rashford menjadi bulan-bulanan penggemar Timnas Inggris yang marah atas kegagalan pemain kulit hitam itu melakukan eksekusi penalti ke gawang Italia, di final Euro 2020 lalu.

Rashford dilecehkan secara rasialis, dan dia menyatakan hampir menangis melihat tulisan mural yang rasialis itu.

 

Kini, para penggemarnya membela Rashford, dan menutupi goresan rasialis itu, dan mural kini dibumbuhi banyak sekali tempelan kertas bertuliskan rasa cinta padanya.  

Bahkan, Rashford disebut sebagai hero atau pahlawan, fans memberinya perhatian penuh cinta.

 

Orang-orang meninggalkan pesan dukungan untuk menutupi pelecehan rasis yang tertulis di mural kepada pemain Hitam di kota kelahirannya.

Orang-orang di Inggris telah mengambil langkah untuk membela pesepakbola Marcus Rashford dengan menutupi pelecehan rasis yang tertulis di mural kepada pemain Kulit Hitam di kota kelahirannya dengan pesan cinta dan dukungan untuk "pahlawan" yang mereka katakan adalah panutan nasional.

Pemain kulit hitam Rashford, 23, Jadon Sancho, 21, dan Bukayo Saka, 19, dilecehkan secara rasial setelah mereka gagal mengeksekusi penalti dalam adu penalti Inggris dengan Italia yang menyelesaikan final Euro 2020 hari Minggu.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler