Ini Data Kepadatan Penduduk di Kota Sukabumi Kecamatan Citamiang Wilayah Terpadat

Jumat, 16 Juli 2021 13:27 WIB

Share
Pemandangan wilayah Kota Sukabumi diambil dari udara. (Foto/dok BPBD Kota Sukabumi)

SUKABUMI,POSKOTAJABAR.CO.ID
Tingkat kepadatan penduduk di Kota Sukabumi berada di posisi 6.759 jiwa per kilo meter. Angka tersebut merupakan perbandingan antara jumlah penduduk sebanyak 326.581 jiwa dengan luas wilayah seluas 48.33 kilo meter persegi.

Kepala Seksi  Pengendalian Penduduk, Data dan Informasi pada  Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2KBP3A) Kota Sukabumii, Fadli Hakim, menjelaskan, angka kepadatan penduduk  tersebut merupakan data  dari tahun 2015 yang di-update berkala setiap tahun hingga 2020.

"Jadi, data yang kita gunakan ini adalah data 2020, sedangkan untuk data 2021 barus selesai dan kita masih menunggu rilis dari Pemerintah Pusat,"ujar dia, saat ditemui di kantornya, Kamis (15/07/2021).

Secara  kewilayahan, lanjut Fadli, Kecamatan Citamiang berada di posisi kepadatan penduduk tertinggi yakni, 12.414 jiwa per kilo meter persegi, kemudian disusul oleh Kecamatan Cikole sebesar 9.577 jiwa per kilo meter persegi, Kecamatan Gunungpuyuh berada di angka 8.765 jiwa per kilo meter persegi, Kecamatan Warungdoyong 7.071 jiwa per kilo meter persegi, Kecamatan Baros di angka 6.054 jiwa per kilo meter persegi, Kecamatan Cibereum diangka 4.705 jiwa per kilo meter persegi, dan terakhir Kecamatan Lembursitu yang berada diangka 3.935 jiwa per kilo meter persegi.

"Kecamatan Citamiang menjadi yang terpadat karena memiliki 49.653 penduduk dengan luas wilayah yang hanya 4 kilo meter persegi. Jadi, perbandingan jumlah penduduk dengan luas wilayah,"katanya.

Fadli mengungkapkan, laju pertumbuhan penduduk (LPP)  Kota Sukabumi sejak tahun 2015 cukup kecil yakni berada dibawah 1 persen, dengan jumlah kelahiran pertahun sebanyak 6.000 kelahiran.

"Pada tahun 2015 kepadatan penduduk di Kota Sukabumi berada diangka 6.124 jiwa per kilometer persegi, dengan jumlah penduduk  sebanyak 295.897 jiwa,"sebut nya.

Fadli menambahkan, untuk mengendalikan jumlah penduduk di Kota Sukabumi instansinya mengintervensi dengan program keluarga berencana dengan penggunaan alat Kontrasepsi. Selain itu, pihaknya pun melakukan edukasi generasi berencana ke tingkat remaja mulai jenjang pendidikan SMP hingga SMA. Juga melalui berbagai program lainnya.

"Alhamdulillah capaian penggunaan alat kontrasepsi di Kota Sukabumi sudah bagus yaitu sebesar 75,52 persen dari pasangan usia subur di Kota Sukabumi sebanyak 59.027 pasangan,"pungkasnya. (Hendra)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler