Kadin Jawa Barat dan Cimahi Harus Ikut Berpartisipasi Dukung Sentra Vaksin BPBD Jabar

Jumat, 16 Juli 2021 17:27 WIB

Share
Ketua Umum Kadin Jawa Barat H. Cucu Sutara (Kanan Baju Putih, didampingi Ketua Kadin Kota Cimahi Asep Maryadi (Kiri baju hitam. (Fot0 : Bagdja))

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin)Jawa Barat, H. Cucu Sutara, secara tegas mengintruksikan kepada seluruh Kadin se Jawa Barat harus ikut berpartisipasi mendukung jalannya Sentra Vaksin yang diprakarsai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, di  Cimahi Selatan, Jumat (16/07/2021)

Karena menurut Cucu kesehatan itu sangat penting sekali dan diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi,

"Artinya, saya sudah berkoordinasi seluruh Kadin dan asosiasi, untuk ikut berpartisipasi, ikut membantu yang namanya vaksin ini, agar teman-teman pengusaha, UMKM, ikut bertanggung jawab kita saatnya untuk mengabdi dan berbakti kepada masyarakat," jelas Cucu.

Bahkan kata Cucu kembali, Kadin akan mengawal gebyarnya vaksin tersebut di enam lokasi yang terdiri dari Garut, Bekasi, Karawang, Kota Bandung, Bogor dan Cimahi.

"Dalam tahap awal kita akan menyasar kedaerah-daerah yang terpecil dengan nama moyan vaksin, kita akan kedesa-desa, kadin dan asosiasi nanti akan mengajukan kebutuhan kendaraannya, dan berapa jumlah orang yang akan divaksin, jadi pengambdian kita tidak hanya di kota saja, orang didaerahpun adalah bagian tanggung jawab kita kepada masyarakat," paparnya.

Begitupula yang diungkapkan olek Ketua Kadin Kota Cimahi Asep Maryadi, menurut Asep, pihaknya juga telah bekerjasama dengan BPBD Kota Cimahi, dalam mempromosikan masalah semple (sampel) vaksin keliling, 

"Itu yang kami apresiasi, karena kami lihat disini, pendaftar semua partisipan-partisipan lainnya, ternyata 80 prosen adalah kalangan muda," 

Baca Juga:
 
Menurut Asep kembali, ada beberapa kendala untuk kalangan usia tua, "Karena pendaftar kalangan usia tua, dengan cara daftar online mungkin susah, akhirnya kita dengan antisipasi dengan mobil keliling," terangnya.

Diakui oleh Asep, kerjasama dengan BPBD Kota Cimahi cukup lancar bahkan kata Asep kuota untuk karyawan pabrikpun pihak Kadin fiberikan kuota sebanyak 3000 orang, "Tapi saya dengar terakhir, untuk karyawan pabrikan kami diberi kuota sebanyak 6000 orang," bebernya. (Bagdja)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler