Plt Walikota Cimahi: Terkait Vaksin Jangan Mengabarkan Berita Hoaks

Jumat, 16 Juli 2021 17:53 WIB

Share
Plt Walikota Cimahi Ngatiyana. (foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.
Dalam gelar Sentra Vaksin dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat yang bekerjasama dengan Satgas covid-19 Kota Cimahi, di Gedung Technopark Jalan Baros Cimahi Selatan,

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi Ngatiyana yang mendampingi kedatangan Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,  Atalia Praratya atau dikenal Cinta ini, Ngatiyana saat memberikan sambutannya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan media jangan memberikan kabar menakut-nakuti masyarakat masalah vaksin yang mengakibatkan dampak negatif, Jumat (16/07/2021).

Menurut Ngatiyana, bahwa suntik vaksin ini perlu dilakukan, yang disarankan oleh Pemerintah, 

"Jangan ada lagi berita-berita yang tidak benar atau hoaks, seperti vaksin untuk anak-anak kita harus beri pengertian bahwa vaksin itu adalah untuk menjaga diri kita baik dari kekebalan maupun imun tubuh," terang Ngatiyana.

Jadi, kata Ngatiyana kembali, "Ibarat dalam pertempuran itu, kalau kata Pak Danramil, jadi unsur-unsurnya merupakan pertahanan, atau pertahanan nasional, jadi kalau sudah divaksin ditubuh kita ini ada pasukan yang bertahan, karena vaksin itu tidak menyerang, tapi bertahan menjaga tubuh, yang nanti ada serangan dari covid, inilah yang bertahan," Papar Ngatiyana pula.

Yang disesalkan oleh Ngatiyana, apabila dalam tubuh manusia belum ada vaksin, "Makanya tidak ada pasukan tadi bagi kita, makanya lalau sudah ada vaksin dalam tubuh kita tentu serangan dari covid, tubuh kita akan menahan dan bertahan, yang nantinya, akan mengembalikan ataupun membuat kekebalan tubuh kita walaupun hanya 65 prosen, minimal pasukan itu bisa bertahan atau mengundurkan covid ini," paparnya.

Harapan Ngatiyana juga, masalah vaksin ini jangan sampai disalah artikan, bahwa vaksin itu yang aneh-aneh, "Vaksin ini saya tegaskan halal dan aman, masih ada berita-berita hoaks yang tidak benar, yaitu perlu adanya diskronisasi,"

Jadi tujuan dari vaksin tersebut, menurut Ngatiyana adalah untuk mempertahankan tubuh dari serangan covid-19, "Saya harap tujuan dari vaksin tersebut, jangan diputar balikan berita-beritanya, dan rekan-rekan semuanya kadang kala suka diputar balikan," tandasnya.

Disamping itu, kata Ngatiyana, atas kepedulian dari pemerintahan Provinsi Jawa Barat, atas kecintaannya kepada masyarakat Kota Cimahi, makanya dilaksanakan penyuntikan vaksin. (Bagdja)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler