DPRD Pangandaran Gelar Rapat Paripurna Penetapan Pertanggungjawaban APDB 2020 Secara Virtual

Sabtu, 17 Juli 2021 21:43 WIB

Share
DPRD Pangandaran gelar rapat paripurna penetapan tentang Pertanggungjawaban APDB 2020 secara virtual (foto: ist)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID- Karena dalam situasi Pandemi dan PPKM Darurat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menggelar rapat paripurna secara Virtual. Sedangkan di Gedung DPRD Pangandaran yang hadir pun terbatas dan anggota DPRD yang lainnya mengikuti rapat secara daring.

DPRD Panggandaran gelar rapat paripurna penetapan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2020 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Wakil Ketua DPRD Pangandaran, Muhamad Taufiq, mengatakan, sebagaimana kita maklumi bersama bahwa berdasarkan amanat pasal 194 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah mengatur bahwa, Kepala Daerah menyampaikan rancangan Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan dilampiri laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta ikhtisar laporan kinerja dan laporan keuangan BUMD paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“Bupati Pangandaran telah menyampaikan berkas Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang telah dilengkapi dengan laporan keuangan lainnya kepada DPRD yang selanjutnya secara bersama-sama kami bahas dan kini sudah tuntas,” ujar Taufiq, Jumat, 16 Juli 2021.

Kata Taufik, bahwa pelaksanaan APBD Kabupaten Pangandaran tahun 2020 merupakan implementasi dari perencanaan tahunan daerah yang dituangkan dalam RKPD tahun 2020. Hal itu, dilakukan dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang dilaksanakan melalui pengembangan program dan kegiatan yang terintegrasi serta program dan kegiatan lainnya yang bersumber dari tingkat Provinsi maupun Pusat.  

“Berdasarkan hasil pembahasan badan angaran DPRD Pangandaran, secara umum rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 yang disampaikan Bupati Pangandaran memenuhi ketentuan sesuai yang diamanatkan dalam pasal 190 ayat (2) peraturan pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah yang memuat laporan keuangan dengan penyusunann maupun penyajian yang baik,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pembahasan badan anggaran DPRD Pangandaran, kata Taufiq, secara umum rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 yang disampaikan oleh Bupati Pangandaran kepada DPRD telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Berdasarkan rapat konsultasi dengan pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi-fraksi,  pada prinsipnya keenam fraksi DPRD menyetujui untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna ini,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Taufiq menyampaikan, penghargaan yang setinggi-tingginya atas beberapa prestasi membanggakan yang diraih Pemerintah Kabupaten  Pangandaran antara lain, komitmen kita bersama sebagai penyelenggara pemerintah daerah dirasakan dan terasa manfaatnya oleh masyarakat antara lain infrastruktur jalan dan jembatan yang kondisinya sebagian besar sudah cukup baik, biaya pendidikan gratis, biaya kesehatan gratis, puskesmas yang nyaman dan memiliki fasilitas yang lengkap, terwujudnya pendidikan karakter melalui pangandaran mengaji dan ajengan masuk sekolah.

“Selain itu, prestasi dan penghargaan yang diraih oleh Pangandaran pada tahun 2020 yaitu, Peringkat Terbaik II  kategori Dokumen Perencanaan Kabupaten terbaik dari Gubernur Jawa Barat, Prestasi penyelenggaraan pemerintah daerah dengan skor 3,3578 dan status kinerja sangat tinggi berdasarkan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD) tahun 2018 (25 april 2020), Penghargaan Swasti Saba Padapa dari Gubernur Jabar, Juara 1 Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) dalam kegiatan Pangan Masyarakat (HPS) dari Gubernur Jabar serta pemimpin visioner pembawa perubahan untuk indonesia maju “iIndonesian the Best Innovative Figures Awards 2020” kategori “The Best Innovative Government Figures” yang diberikan kepada Bapak Jeje Wiradinata dan banyak lagi prestasi-prestasi lainnya yang diraih oleh Kabupaten Pangandaran,” pungkasnya. (adv/dry)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler