Penyandang Disabilitas di Indramayu Tak Pernah Menikmati Bantuan,  Ini Penyebabnya     

Senin, 19 Juli 2021 14:14 WIB

Share
Tim Disdukcapil Kabupaten Indramayu mendatangi kediaman Arwad. Melakukan perekaman data atau foto wajah untuk proses pembuatan KTP dan Kartu Keluarga (KK). (foto:Ist.)

INDRAMAYU, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Salah seorang penyandang disabilitas yang hidup sebatang kara tanpa ibu dan bapak apalagi anak sejak lahir hingga kini telah berusia 49 tahun  tidak memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Akibatnya, salah seorang  warga Desa Gunungsari, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ini selalu luput dari usulan mendapatkan bantuan pemerintah.

Padahal, jika melihat kondisi fisik sebagai  penyandang disabilitas atau mengalami lumpuh sejak kecil,  juga keadaan ekonominya, Arwad layak mendapatkan bantuan pemerintah. Hal itu sebagaimana yang telah dinikmati para tetangganya selama beberapa tahun terakhir ini.

Melihat kondisi yang mengenaskan itu Bupati Indramayu,  Nina Agustina bertindak cepat dan memerintahkan kepala  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu, Iskak Iskandar  dan Pemerintah Desa Gunungsari memproses kepemilikan KTP dan KK untuk Arwad.

Bupati Indramayu,  Nina Agustina mengakui mengetahui informasi tentang kondisi Arwad  itu bukan dari siapa-siapa tetapi setelah membaca status pada salah satu akun  yang diunggah di media sosial.

Mereka menginformasikan,  ada salah seorang warga Desa Gunungsari bernama Arwad sejak kecil mengalami lumpuh. Hingga sekarang sudah ditinggal kedua orang tuanya,  belum pernah merasakan nikmatnya mendapatkan bantuan pemerintah.

Gara-garanya,  Arwad sejak lahir hingga usia 49 tahun  tidak punya KTP dan KK. Sehingga aparat pemerintah desa maupun RT/RW kesulitan mengusulkan Arwad  memperoleh bantuan pemerintah.

Setelah mengetahui informasi itu, bupati minta Kepala Disdukcapil Kabupaten Indramayu,  segera  mengecek ke kediaman  Arwad  yang tinggal di  Blok Pule RT. 2/ RW. 5 Desa Gunungsari, Kecamatan Sukagumiwang yang bernasib kurang beruntung itu.

Tim Disdukcapil Kabupaten Indramayu lalu mendatangi kediamannya. Melakukan perekaman wajah serta penggalian data pribadi Arwad guna proses pembuatan KTP dan Kartu Keluarga (KK) secara super cepat. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler