Begini Perasaan Seorang Walikota yang Miris Hatinya Membaca Pesan Berisi Keluhan Warganya

Selasa, 20 Juli 2021 13:50 WIB

Share
Walikota Bandung Oded M Danial saat launching BST di Pendopo Kota Bandung, Senin, 19 Juli 2021. (Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.IDWalikota Bandung, Oded M Danial, mengaku hampir setiap hari menerima keluhan warga tentang beratnya perjuangan hidup di masa pandemi Covid-19 ini. Terlebih, dengan diberlakukannya PPKM Darurat.

Keluhan masyarakat itu, diterimanya lewat pesan yang masuk ke ponsel pribadinya.
Bahkan, saat membaca pesan itu, Oded mengklaim hatinya merasa teriris. Keluhan tersebut tidak hanya datang dari satu atau dua warga, tetapi lebih dari itu.

Kalbu Oded tersentuh, lantaran pesan dari warga itu berisi kalimat-kalimat yang menyayat hati. Salah satunya, warga mengaku saat ini dia dan keluarganya, tidak memiliki uang sepeser pun.

“Miris hati saya mendengar keluhan dari warga. Tentu saja mereka merupakan bagian dari tanggung jawab Mang Oded selaku Walikota,” kata Oded saat launching Bansos PPKM Darurat di Pendopo Kota Bandung, Senin, 19 Juli 2021. 

Dengan dibeikannya bansos PPKM Darurat Kota Bandung ini, Oded berharap uang senilai Rp500 ribu yang diterima KPM bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk erpeluan hidup sehari-hari.

Oleh karenanya, Oded sangat bersyukur, Pemkot Bandung tetap bisa memberikan bantuan meski dengan keterbatasan anggaran. Dananya diberikan dari APBD yang memang sudah disetujui.

“Pemkot Bandung harus bisa menyampaikan pertanggungjawabannya kepada masyarakat. Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik, hari ini kita bisa mengeksekusi,” ungkapnya.

Pada program Bansos PPKM Darurat 2021, Pemkot Bandung menganggarkan Rp30 miliar. Bantuan ini untuk menolong masyarakat yang betul-betul terdampak pandemi Covid-19 ini.

Sebanyak 60.000 KPM, akan menerima uang tunai sebesar Rp500.000. Di luar itu, di masa PPKM Darurat ini sebanyak 108.457 KPM akan menerima bantuan beras yang bersumber dari APBN, masing-masing KPM akan mendapat 10Kg beras.

Maka dari itu, Oded pun meminta Dinas Sosial beserta aparat kewilayahan untuk bergerak cepat dan tidak lambat dalam menyalurkan bantuan tersebut. Dengan demikian bisa cepat diterima oleh warga penerima bansos tersebut.

“Mang Oded titip pesan secepatnya ini dieksekusi, jangan lambat. Walaupun dana yang diberikan ini nilainya tidak seberapa. Jangan lihat nilainya, tapi ini sebagai bentuk upaya kami,” harapnya.

Di masa pandemi Covid-19 ini Oded terus mengajak warganya terutama yang mampu dan memiliki ekonomi berkecukupan untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama.

“Covid-19 ini merupakan sebuah momentum untuk dijadikan sebagai ajang berbuat kebaikan, dan mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Ini jalan dan sebagai ladang ibadah,” tuturnya. (Aris)***

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler