PHRI Pangandaran: Pengusaha Hotel dan Restoran Tetap Bertahan Meski PPKM Diperpanjang

Rabu, 21 Juli 2021 19:27 WIB

Share
PHRI Pangandaran sebut pengusaha hotel dan restoran tetap bertahan meski PPKM Darurat diperpanjang (foto: id.pinterest)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID-

Pemerintah sejak tanggal 3 sampai 20 Juli 2021 menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Namun, pemerintah memperpanjang hinggga 25 Juli 2021 mendatang.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana mengaku, hanya bisa sabar dan tetap bertahan menyikapi perpanjangan PPKM Darurat..

"Kita mah oke-oke saja, sekarang kita masih bertahan. Soal PPKM Darurat diperpanjang, mau gimana lagi," ujar Agus Mulyana, saat dihubungi   POSKOTAJABAR.CO.ID, Rabu, 21 Juli 2021. 

Agus mengatakan, bahwa pemerintah memperpanjang masa PPKM Darurat lantaran kondisi pandemi Covid-19 di Pangandaran masih berada di level tinggi. 

"Kita sudah tahu tentang kebijakan pemerintah itu, dan pemerintah pun menerapkan kebijakan tersebut hasil analisa dengan indikator yang ada," sebutnya. 

Menurut Agus, dengan diperpanjangnya masa PPKM Darurat, semua pengusaha hotel dan restoran pasti mengeluh karena sejak tanggal 3 Juli sampai saat ini mereka tidak bisa usaha. Namun mereka  masih bisa bertahan.

"Saya kira, kebijakan pemerintah itu untuk kebaikan kita semua. Kecuali kalau kita zonanya di level 1 atau 2 masih ditutup kita pasti protes," ucapnya.

Hingga saat ini, sambung Agus, pelaku usaha wisata, pengusaha hotel dan restoran tidak ada yang sampai gulung tikar dan hanya tutup sementara sesuai anjuran pemerintah.

"Kami berharap, setelah tanggal 25 Juli pemerintah tidak memperpanjang kembali PPKM Darurat, Karena, kita semua butuh bergerak terutama perekonomian," harapnya. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler