PPKM Darurat Diperpanjang, Presiden Jokowi Sampaikan Hal-hal Berikut Ini

Rabu, 21 Juli 2021 07:52 WIB

Share
Presiden Jokowi secera resmi mengumumkan PPKM Darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021 mendatang. (presidenri.go.id)

JAKARTA, JABAR.POSKOTA.CO.ID-

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi sudah mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Dalam pengumuman yang disampaikan melalui akun youtube Sekretaris Presiden itu, Presiden Jokowi menyatakan, jika tren positif Covid-19 menurun, maka PPKM Darurat akan dilonggarkan secara bertahap mulai 26 Juli 2021.

Selama perpanjangan PPKM Darurat ini, ada beberapa hal penting yang disampaikan Presiden Jokowi untuk diketahui oleh masyarakat luas. Berikut pernyataan lengkap Presiden Jokowi:

Bismillahirohmanirrohim,
Assalamualaikum Wr.Wb

Salam sejahtera, Om Swastyastu, Namo Budhaya, Salam Kebajikan

Bapak Ibu dan saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Penerapan PPKM darurat yang dimulai tanggal 3 Juli 2021 yang lalu adalah kebijakan yang tidak bisa dihindari yang harus diambil pemerintah, meskipun itu sangat sangat berat. Ini dilakukan untuk menurunkan penularan COVID-19 dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit, sehingga tidak membuat lumpuhnya rumah sakit lantaran over kapasitas pasien COVID-19, serta agar layanan kesehatan untuk pasien dengan penyakit kritis lainnya tidak terganggu dan terancam nyawanya.

Namun, alhamdulillah kita patut bersyukur setelah dilaksanakan PPKM darurat, terlihat dari data penambahan kasus dan kepenuhan bed rumah sakit mengalami penurunan. Kita selalu memantau, memahami dinamika di lapangan dan juga mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak PPKM.

Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap. Pasar tradisional yang jual kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Pasar tradisional yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas mask 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang pengaturannya akan ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau toko voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, usaha cuci mobil dan usaha kecil lainnya yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai pukul 21.00 yang pengaturannya, teknisnya diatur pemerintah daerah.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler