Setelah Sentuh Level Terendah dalam 2 Bulan, Harga Minyak Merangkak Naik 

Rabu, 21 Juli 2021 12:49 WIB

Share
Ilustrasi kilang minyak (foto: Ist.)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Setelah menyentuh level terendahnya dalam dua bulan terakhir pada sesi sebelumnya, pada penutupan perdagangan Selasa 20 Juli 2021 waktu AS, harga minyak dunia mulai merangkak naik  

Untuk pengiriman September harga minyak mentah berjangka Brent naik 1,1 persen menjadi US$69,35 per barel, usai anjlok 6,8 persen pada hari sebelumnya.

Harga acuan minyak global tersebut telah jatuh dari puncaknya sejak akhir 2018 di level US$77 per barel pada awal Juli 2021.

 

Sementara, harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus meningkat 1,5 persen menjadi US$67,42 per barel. Harga minyak WTI tercatat rontok 7,5 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Pada Senin 19 Juli 2021 investor banting harga melakukan aksi jual minyak mentah karena kekhawatiran merosotnya permintaan di tengah kenaikan kasus covid-19. Aksi ini membuat harga minyak jatuh 7 persen dan memukul harga aset-aset berisiko lainnya.

 

Pasar minyak juga meradang di tengah kabar organisasi negara-negara pengekspor minyak dan sekutunya alias OPEC+ telah mencapai kesepakatan untuk mengerek pasokan dalam beberapa bulan mendatang.

"Ada pemetik keuntungan yang memanfaatkan penurunan harga minyak," terang Direktur Energi Berjangka Mizuho di New York Bob Yawger seperti dilansir Antara, Rabu 21 Juli 2021.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler