420 Pelanggar Kebijakan Lockdown Saat Idul Adha di Malaysia Ditahan Polisi

Kamis, 22 Juli 2021 22:36 WIB

Share
(foto: ist)

MALAYSIA, JABAR.POSKOTA.CO.ID.

Total 420 orang ditahan Kepolisian Malaysia karena melanggar aturan lockdown selama hari Iduladha, Selasa 20 Juli 2021 lalu.

Menurut Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, ratusan orang itu melakukan berbagai pelanggaran, seperti bepergian tanpa izin, makan di restoran, tidak jaga jarak, hingga tak mematuhi aturan pengendalian pergerakan.

 

Berdasarkan data yang diterima Ismail, 332 dari total orang yang ditahan itu dikenakan denda. Selain itu, 82 orang masih dalam tahanan, sementara 6 lainnya bebas dengan jaminan.

Sebagaimana dilansir Malay Mail, Kamis 22 Juli 2021, ratusan orang itu ditangkap dalam rangkaian operasi kepolisian di 68.921 lokasi yang melibatkan 18.351 personel kepolisian.

 

Dari ratusan orang itu, 49 di antaranya ditangkap karena menggelar salat Iduladha tanpa izin di luar ruangan tanpa menerapkan aturan jaga jarak demi menghindari penularan Covid-19.

Kepala kepolisian Penang, Mohd Shuhaily Mohd Zain, mengatakan bahwa 49 orang itu terdiri dari 48 warga Bangladesh dan satu orang lokal. Mereka ditangkap di tempat berbeda di sekitar Juru pada Selasa, tak lama setelah salat Iduladha berakhir.

Kantor berita Bernama melaporkan bahwa penyelidikan ini digelar setelah satu video viral di media sosial menunjukkan sekitar 200 orang menggelar salat Iduladha di tempat parkir Taman Pelangi,Penang, sekitar pukul 08.30-09.00.

Halaman
1 2
Reporter: Dikki Wahyu Afandi
Editor: Dikki Wahyu Afandi
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler