Waduh! China Borong Vaksin Pfizer dan Moderna untuk Rakyatnya

Kamis, 22 Juli 2021 22:14 WIB

Share
Illustrasi vaksin

BANDUNG, JABAR.POSKOTA.CO.ID - Pemerintah China kabarnya akan beralih ke vaksin Pfizer dan Moderna buatan Amerika untuk rakyatnya.

Keputusan China tersebut tentu membuat publik geger, pasalnya China sebelumnya telah menciptkan vaksin Sinovac.

Menurut keterangan yang beredar kemungkinan besar, penyebab China beralih dari Sinovac karena vaksin yang lain sudah menggunakan teknologi mRNA.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta pemerintah evaluasi secara serius efektivitas vaksin Sinovac.

Ia menekankan pemerintah jangan ragu untuk mengganti vaksin Sinovac dengan merek lain bila terbukti tidak efektif.

Diketahui kini Malaysia dan Thailand juga akan menghentikan penggunaan Sinovac bila persediaan habis.

“Pemerintah harus jujur melakukan evaluasi ini. Semua harus diungkap apa adanya. Jangan sampai uang yang ratusan triliun untuk vaksinasi tidak berdampak terhadap upaya penanggulangan Covid-19 di tanah air,” tegas Mulyanto, Kamis (22/7/2021).

“Kan masih ada jenis vaksin yang lebih tinggi efektivitasnya. Jadi wajar kalau kita minta pemerintah mengganti vaksin Sinovac ini dengan jenis vaksin yang efikasinya lebih tinggi,” kata Mulyanto.

Perlu diketahui, menurut laporan dari media Caixin pada Kamis (15/7/2021) lalu mengatakan bahwa regulator China telah selesai meinjau vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh mRNA Jerman yakni BioNTech dan akan didistribusikan secara lokal melalui Fosun Pharma China.

Namun kini Fosun masih menunggu persetujuan akhir dari regulator dan jika nantinya disetujui, maka Fosun akan menyebarkan 100 juta dosis dari BioNTech ke pasar China pada akhir 2021.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler