Tunda Kehamilan Pasangan Usia Subur di Masa Pandemi Covid-19

Jumat, 23 Juli 2021 04:30 WIB

Share
Ilustrasi hamil. (foto: ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Pasangan usia subur disarankan Guru Besar Ilmu Obgyn Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dwiana Ocviyanti, agar menunda kehamilannya di masa pandemi ini.

"Pada pasangan usia subur kami mendorong pasangan untuk menunda kehamilan. Dalam kondisi ini kita tidak tahu kapan terkena atau tidak terpapar karena virus ada dimana-mana," ujar Dwiana Ocviyanti dalam webinar Hari Kependudukan Dunia bertema "Pemenuhan Hak Kesehatan Reproduksi Untuk Percepatan Penurunan Stunting" dipantau via daring di Jakarta, Kamis 22 Juli 2021.

Menurut dia, ibu hamil memiliki risiko yang lebih tinggi daripada yang tidak hamil jika terpapar COVID-19. Apalagi, mereka yang mempunyai komorbiditas seperti anemia.

"Ingat. Sekitar 50 persen ibu hamil di Indonesia itu mengalami anemia, risikonya jauh lebih tinggi," ucapnya.

 

Ia menambahkan jika ibu hamil terpapar COVID-19 dengan komorbiditas maka dapat membuat persalinan terjadi sebelum waktunya atau prematur.

"Itu bisa meningkatkan risiko stunting. Jadi bukan hanya masalah gizi, kalau ibunya sakit dan tidak mendapatkan oksigen yang cukup maka anak berpotensi mengalami stunting," ucapnya.

Stunting, lanjut dia, tidak hanya berdampak pada kondisi fisik anak, tetapi juga pada kemajuan bangsa mendatang.

"Karena anak yang stunting tidak hanya fisiknya saja yang terdampak, tapi otaknya juga tidak dapat berkembang secara optimal sehingga nantinya tidak bisa bersaing, termasuk dengan tenaga asing," ujar Dwiana Ocviyanti.

Halaman
1 2
Reporter: Dikki Wahyu Afandi
Editor: Dikki Wahyu Afandi
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler