Asam Urat, Diabetes, dan Gagal Ginjal Bisa Sembuh dengan Mengonsumsi Daun Binahong, Begini Cara Mengolahnya

Minggu, 25 Juli 2021 21:20 WIB

Share
Asam urat. ist Pinterest

POSKOTAJABAR.CO.ID - Tanaman binahong dengan nama ilmiah anredera cordifolia dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan atau obatan herbal.

Tanaman ini dalam bahasa latinnya, seperti disebut di laman id.wikipedia.org dan laman doktersehat.com, bernama Bassela rubra linn atau dalam bahasa Inggris: disebut Heartleaf maderavine madevine.

Tanaman obat ini banyak tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi, dan sudah lama ada di Indonesia.

Tanaman yang konon berasal dari Korea ini dikomsumsi oleh orang-orang Vietnam pada saat perang melawan Amerika Serikat pada tahun 1950 sampai 1970-an.

Tanaman ini dikenal juga di kalangan masyarakat Cina dengan nama Dheng San Chi dan telah ribuan tahun dikonsumsi oleh bangsa Tiongkok, Korea, Taiwan, dll.

Bagian daun dari tanaman inilah yang biasanya dijadikan sebagai obat alami selain dari batang dan umbinya.

Di Indonesia, binahong sudah biasa dipakai untuk berbagai macam obat tradisional di masyarakat sejak zaman dulu bahkan hingga sekarang, meskipun sudah ada obat-obat yang lebih modern.

Prof Elin Yulinah, Guru Besar di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), dilansir dari laman itb.ac.id, mengatakan, binahong memang memiliki khasiat atau manfaat yang sangat beragam dalam mengatasi beragam penyakit.

Hal itu telah dibuktikan melalui beberapa kali uji coba di Laboratorium Farmakologi-Toksikologi, Sekolah Farmasi ITB.

“Kami sudah melakukan lebih dari 13 kali pengujian untuk tanaman binahong,” ujar Prof Elin Yulinah di Labtek VII, Kamis (20/6/2019).

Selain kaya akan khasiat, tanaman merambat ini juga banyak tumbuh di Indonesia.

Bagi yang sudah tahu akan manfaat binahong, biasanya ditanam di pekarangan rumah untuk dijadikan obat herbal karena mengandung anti oksidan yang tinggi.

Prof Elin menjelaskan bahwa cara pengaplikasian yang paling baik dari tanaman binahong ialah dari konsentratnya.

Sementara secara tradisional juga bisa dilakukan yaitu dengan merebus tanaman tersebut dan air rebusannya bisa diminum langsung.

"Ada juga yang memakan daunnya beberapa helai secara langsung," ujarnya.

Daun binahong
Daun binahong (doktersehat.com)

Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan di lab tersebut, ia memaparkan bahwa binahong berkhasiat untuk obat anti tuberculosis, antiobesitas tingkat tinggi berdasarkan hasil ektraksi yang diujikan kepada hewan, kemudian bisa mengatasi hiperlipidemia yang dikombinasikan dengan daun murbei.

Lalu bisa juga menjadi obat anti-inflamasi yang dikombinasikan dengan Centella Asiatica.

“Ada jurnal nasional sebagai anti diabetes, jadi (binahong) bisa disebut juga sebagai anti diabetes, dan sudah ada produknya, yaitu Cordetes yang diproduksi oleh PT Phytochemindo,” ujarnya lebih lanjut.

Selain itu, binahong juga berkhasiat dalam menurunkan efek tekanan darah, sebagai obat antihyperlipidemia, dan memiliki khasiat untuk penghambatan xanthine oksidase.

“Tanaman binahong memiliki khasiat dalam mengatasi gagal ginjal juga, bisa juga untuk asam urat, binahong juga bagus untuk proses penyembuhan luka. Kita juga melakukan uji keamanan pada hewan yang sedang mengandung anaknya (bunting), binahong itu aman jadi tidak menimbulkan kecacatan pada janin," ungkapnya.

Dia memaparkan, dari hasil pengujiannya di lab tersebut sudah dibuat publikasi ilmiah tingkat internasional juga skala nasional.

“Publikasi internasional ada tiga belas, dan satu publikasi nasional serta beberapa presentasi di seminar internasional,” ujar Prof Elin.

Penelitian yang dilakukan olehnya juga berkolaborasi dengan tugas akhir mahasiswa, tesis maupun disertasi.

“Kami juga memeriksa khasiat obat kerjasama dengan industri. Misalnya binahong obat gagal ginjal dan untuk dislipidemia, semuanya sedang dalam tahap kerja sama bersama Kimia Farma Bandung,” tambahnya.

Editor: Donpraditaabbas
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler