Kasus Masih Tinggi, Malaysia Tidak Akan Perpanjang Keadaan Darurat Covid-19

Senin, 26 Juli 2021 22:16 WIB

Share
Bendera Malaysia. (foto: Pinterest)

KUALA LUMPUR, JABAE.POSKOTA.CO.ID.

Menteri Hukum Malaysia, Takiyuddin Hassan mengatakan Malaysia tidak akan memperpanjang keadaan darurat nasional Covid-19.

Negara itu telah menerapkan keadaan darurat selama berbulan-bulan dan akan berakhir pada 1 Agustus mendatang.

Sejak Januari 2021, Malaysia berada di bawah aturan darurat. Langkah tersebut diambil oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin untuk mengekang penyebaran Covid-19.

 

Terlepas dari keadaan darurat dan penguncian yang ketat, pandemi Covid-19 di Malaysia malah semakin memburuk. Hal ini memicu kemarahan publik.

Pada Minggu (25/7/2021), Malaysia melaporkan rekor jumlah kasus harian Covid-19 tertinggi, yakni 17.045 kasus baru. Angka ini membuat jumlah kasus Covid-19 di Malaysia mencapai 1.013.438.

 

Takiyuddin mengatakan pemerintah tidak akan meminta raja untuk memperpanjang keadaan darurat.

Raja Malaysia memiliki peran seremonial, melaksanakan tugasnya dengan saran dari perdana menteri dan kabinet.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler