Jadi Cluster Baru, Masyarakat Jepang Minta Olimpiade Tokyo 2020 Dihentikan

Sabtu, 31 Juli 2021 13:25 WIB

Share
Olimpiade Tokyo 2020. (foto: ist)

TOKYO, JABAR.POSKOTA.CO.ID

Olimpiade Tokyo 2020 memang sudah berjalan sepekan lebih semenjak acara pembukaannya pada Jumat 23 Juli 2021.

Kini tuntutan agar Olimpiade Tokyo 2020 dihentikan pun semakin kencang, setelah pesta olahraga terakbar tersebut menjadi cluster baru dalam kasus Covid-19 di Jepang.

Semenjak dilangsungkannya Olimpiade Tokyo 2020, kasus baru Covid-19 di Jepang memang mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan kasus harian di Jepang pecah rekor semenjak dilangsungkannya Olimpiade Tokyo 2020.

 

“Menjadi tuan rumah Olmpiade dan mecegah infeksi Covid-19, keduanya sangat bertentangan. Saya pikir benar yang harus dilakukan pemerintah adalah membatalkan Olimpiade dan mengalokasikan semua energi dan anggaran untuk mengendalikan Covid-19,” ucap salah satu pendemo, Jumat (30/7/2021) WIB.

“Olimpiade digelar dalam kondisi di mana lebih dari 3.000 orang, kini telah terinfeksi Covid-19. Saya di sini untuk memohon kepada Perdana Menteri Jepang Suga, yang merupakan Kepala Eksekutif Jepang, untuk menuntut pembatalan Olimpiade,” tambah seorang pendemo lain.

 

Meski begitu hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda penyelengara Olimpiade Tokyo 2020 menghentikan atau setidaknya menunda beberapa pertandingan demi menurunkan kasus Covid-19 di Jepang.

Pihak penyelengara nampaknya bakal terus menggelar sejumlah pertandingan di Olimpiade Tokyo 2020 dengan aturan ketat, termasuk tidak dihadiri oleh penonton.***

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler