Diperiksa Itwasum Polri Terkait Heboh Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio, Kapolda Sumsel Minta Maaf

Kamis, 5 Agustus 2021 17:52 WIB

Share
Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra Heri, meminta maaf maaf atas polemik sumbangan Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio. (Foto: Ist.)

PALEMBANG, POSKOTAJABAR.CO.ID-

Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra Heri, meminta maaf maaf atas polemik sumbangan Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio yang menggeret namanya. Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Kapolda Sumsel pada hari Kamis (05/08/2021).

"Saya meminta maaf kepada masayrakat Indonesia, kepada Kapolri, dan kepada seluruh anggota Polri," kata Eko Indra Heri. 

Irjen Eko Indra Heri mengaku tidak bertindak hati-hati saat menerima informasi sumbangan Rp2 triliun dari keluarga mendiang Akidi Tio. Atas kegaduhan itu, Eko Indra kemudian diperiksa oleh Itwasum Mabes Polri.

"Hal ini terjadi karena ketidakhati-hatian saya selaku individu, ketika mendapatkan informasi. Awalnya Ibu Kadinkes menghubungi saya yang menyatakan ada sumbangan dari keluarga Akidi, yang disampaikan oleh Bapak Profesor Hardy," ujar Eko.

Dikatakan Eko, pada saat awal ia bersedia menerima amanat itu karena adanya janji pemberi untuk menanggulangi Covid-19 di Sumsel.

Eko menyatakan mengenal keluarga Akidi Tio, terutama putra pertama Akidi yang bernama Ahong. Anak Akidi yang lain tidak begitu ia kenal, termasuk Heriyanti.

Kemudian, Eko mengaku tidak memeriksa ada tidaknya dana tersebut karena Heriyanti menjanjikan akan mencairkan dana tersebut hari Senin (02/88/2021).

Namun, belakangan diketahui bahwa dana tersebut belum ada setelah dilakukan konfirmasi kepada pihak bank.

Eko menyatakan, terlepas dari ada tidaknya dana tersebut, ia sudah memaafkan keluarga besar Akidi Tio maupun pihak lain yang terlibat dengan perkara ini.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler