Di Korea Selatan Hampir 50 Persen Masjid di Kelola WNI

Sabtu, 14 Agustus 2021 14:21 WIB

Share
Masjid Central Seoul. (foto: ist)

SEOUL, JABAR.POSKOTA.CO.ID

Kini di Korea Selatan telah memiliki lebih dari 100 tempat ibadah untuk umat muslim mulai dari masjid, musala dan ruang salat di berbagai daerah, bahkan beberapa di antaranya diinisiasi dan dikelola oleh Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh kota di Negeri Gingseng, Simak keterangsn berikut ini.

- 100 Lebih tempat ibadah di Korea Selatan untuk umat muslim mulai dari masjid, musala dan ruang salat

 

- 57 Masjid dan musala yang diinisiasi dan dikelola oleh Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh kota di Negeri Gingseng

Beberapa masjid ada yang sudah memiliki bangunan permanen dan pengelolaan oleh para WNI. Sedangkan, masjid atau musala lainnya masih berupa flat atau aula yang disewa di apartemen-apartemen.

#Masjid Shiratal Mustaqim di Ansan Masjid ini didirikan pada 2014 di kota Ansan hasil dari infaq para PMI di Korea Selatan. Memiliki empat lantai yang terdiri dari tempat parkir, ruang pengelola, dan imam serta tempat salat dan wudhu

 

#Masjid Al Ikhlas, Kota Yongin
Masjid ini juga hasil inisiatif WNI. Selain tempat ibadah, masjid ini juga memiliki dapur umum dan koperasi yang menyediakan berbagai fasilitas bagi jamaah. Di antaranya adalah sajian halal dan berbagai menu masakan khas Indonesia

#Masjid Al-Barokah di Gimhae
Awalnya masjid ini berupa pertokoan, kemudian dibeli atas urunan sesama WNI sebagai pusat kegiatan dan peribadatan. Luas masjid ini sekitar 35m x 16 m yang terdiri dari bangunan dalam masjid untuk salat dan minimarket yang menyediakan produk-produk dari Indonesia

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler