Janji Taliban yang Telah Kuasai Afghanistan: Perempuan Tidak Harus Mengenakan Burqa

Rabu, 18 Agustus 2021 14:10 WIB

Share
Bendera Afghanistan. (foto: ist)

KABUL, JABAR.POSKOTA.CO.ID

Taliban akhirnya melakukan konferensi pers pertama setelah berhasil menguasai Afganistan. Negara tersebut kini tengah mengalami kekacauan setelah ribuan orang berusaha kabur.

Sebagian warga di sana takut bila Taliban melakukan balas dendam kepada pihak-pihak yang selama ini mendukung pemerintah. Terkait hal tersebut, Taliban menegaskan bahwa pemerintahan baru yang akan dipimpin oleh pihaknya tidak akan 'sekejam' itu.

 

Pemerintahan baru nanti akan berbeda dengan kepemimpinan pada tahun 1996-2001. Kala itu, pemerintahan Taliban sangat ketat, terutama terhadap kaum perempuan.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa pemerintahan saat ini banyak bedanya dengan pemerintahan zaman sebelumnya. Mereka berjanji tak akan membalas dendam.

"Semua yang berseberangan akan diampuni, dari A sampai Z. Kami tidak akan membalas dendam," kata Zabihullah, dilansir AFP, Selasa (18/8/2021).

 

Taliban berjanji akan menggandeng semua pihak untuk membentuk pemerintahan yang baru. Mereka juga akan memperhatikan hak-hak perempuan. Ke depannya, perempuan akan diperbolehkan bekerja di pemerintahan.

Taliban ingin menahan diri dan menunjukkan sikap yang lebih moderat kali ini.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler