"Saya Mau Divaksin Covid-19 Selain Ingin Sehat, Juga Mau Sekolah Tatap Muka"

Jumat, 20 Agustus 2021 20:16 WIB

Share
Seorang anak tengah divaksin. Mereka berharap selain sehat mereka juga ingin sekolah Tatap Muka karena mereka sudah jenuh. (foto:Ist)

"Saya Mau Divaksin Covid-19 Selain Ingin Sehat, Juga Mau Sekolah Tatap Muka". Itulah ungkapan perasaan  Naswa (15), salah seorang pelajar yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di Aula Kantor Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon, Rabu (11/08/2021). Dirinya tahu informasi adanya vaksinasi di wilayah Kelurahan Kesenden dari pengurus RW setempat.

Senada dengan Naswa, Dahlan Kurnia (15), salah seorang anak yatim di salah satu panti asuhan di Kota Cimahi mengaku senang bisa diberikan kesempatan untuk divaksin Covid-19.

"Iya alhamdulillah akhirnya divaksin juga. Tadi sih agak gugup aja, tapi gak masalah asal udah divaksin," ujar Dahlan saat ditemui di Puskesmas Cimahi Utara, Kamis (19/08/2021).

Dirinya berharap semakin banyak orang yang divaksin, Covid-19 ini bisa terkendali. Sebab ia sangat berharap bisa kembali belajar tatap muka di sekolah. Dahlan sudah jenuh setahun lebih belajar secara daring.

"Iya harapannya sekolah bisa tatap muka lagi. Untuk yang belum divaksin, ayo divaksin biar pada sehat semua," imbuhnya.

Itulah dua perasaan anak yang mungkin juga mewakili perasaan dan harapan para siswa di Jawa Barat yang sudah setahun lebih belajar melalui daring, sehingga terkadang menimbulkan kejenuhan. Makanya tidak aneh, begitu pemerintah mengijinkan anak berusia 12-17 tahun boleh divaksin langsung saja disambut antusias anak-anak untuk divaksin Covid-19. Selain untuk kesehatan, mereka juga ingin cepat belajar  tatap muka.

“Alhamdulillah partisipasi dan antusias masyarakat cukup tinggi, dibuktikan dengan hadirnya warga ke sini, terlebih banyaknya usia 12 tahun ke atas. Saya sangat mengapresiasi,” ujar Lurah Kesenden Kota Cirebon, Rulianto, S.STP. 

Menurutnya, banyak pelajar yang mengikuti vaksinasi Covid-19, khususnya di RW hari ini dijadwalkan menjalani vaksinasi.Pelajar yang mengikuti vaksin bervariasi, ada yang dari SMA,  juga SMP  usianya di atas 12 tahun.

Ia berharap, setelah mereka menjalani vaksinasi Covid-19 ini, dapat mengajak teman-teman sebayanya untuk ikut vaksinasi tersebut. “Ini dalam rangka mempercepat pembentukan herd immunity di Kelurahan Kesenden,” ungkapnya.

Bupati Cirebon Drs. H Imron Rosadi mentargetkan sedikitnya 3.000 anak  usia  12 sampai 17 tahun diivaksin.
Pihaknya berencana akan melakukan vaksinasi untuk anak-anak secara luas di wilayah Kab. Cirebon.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar