Soal Ada Sekolah Negeri di KBB yang Sampai Saat Ini Belum Punya Kelas, Inilah Penjelasan Kadisdik Jabar

Sabtu, 21 Agustus 2021 14:49 WIB

Share
Soal Ada Sekolah Negeri di KBB yang Sampai Saat Ini Belum Punya Kelas, Inilah Penjelasan Kadisdik Jabar
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi. (foto:doc Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi membenarkan ada sekolah negeri di Kabupaten Bandung Barat yang hingga kini belum juga punya ruang belajar, padahal sudah luluskan tiga angkatan dan saat ini jumlah siswanya mencapai 450 orang.

"Anggarannya sudah ada, lagi proses. Karena anggarannya terkena recofusing. Kita perjuangkan di tahun depan. Insya Allah Dibantu," katanya saat ditemui di Bandung, Sabtu 20 Agustus 2021.

Ditanya soal, kendala, yang mengakibat proses pembangunan sekolah itu terhambat, Dedi menjelaskan, lahan dan tahapannya.

"Lahan ada, baru DED (detail engineering desin), setelah DED baru lelang. baru ada pembangunan, kan seperti itu," terangnya.

Dedi berharap, ke depan pola-pola seperti itu tidak lagi dilakukan, percepatan lelang harus disegerakan. "Jadi Januari itu, sudah terjadi lelang, sehingga di Maret itu, sudah terjadi pembangunan. Insya Allah ke depannya akan seperti itu," harapnya.

Target, Dedi menerangkan melihat dari bangunan dan kondisi lahan. "Kalau tidak salah, sekitar dua tahun," pungkasnya.

Kepala Sekolah Haris Herduana menjelaskan,SMKN 1 Cipongkor sudah beroperasi sejak tahun 2016, hingga saat ini sudah meluluskan 3 angkatan, siswa/i selama ini belajar dengan menumpang di sedung sekolah milik SD.

SMKN 1 Cipongkor kata Haris memiliki dua program keahlian, yaitu akuntasi keuangan lembaga dan teknik kendaraan ringan, dengan jumlah siswa mencapai 450 orang. Yang terbagi dalam 14 rombongan belajar.

"Karena sekolah ini milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami berharap sekolah ini bisa segera dibangun terutama untuk ruang kelas, karena sangat dibutuhkan," pintanya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar