UPI Serahkan Bantuan Disinfektan Jiat X Hibah dari PBB kepada RSHS Bandung

Jumat, 27 Agustus 2021 22:06 WIB

Share
UPI Bandung serahkan bantuan disinfektan hasil hibah dari UNIDO PBB kepada RSHS Bandung. (Foto: UPI)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID-

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, menyerahkan bantuan berupa Disinfektan Jiat X kepada Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Kamis, 26 Agustus 2021.

Disinfektan Jiat X ini merupakan produk UPI hasil kerja sama dengan United Nation Industrial Development Organization (UNIDO) PBB, yang ditandatamgani Rektor UPI Prof. Dr. Solehudin, M.Pd  pada bulan Januari 2021

Penyerahan Disinfektan Jiat X hasil kerjasama dengan Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan UPI dan UNIDO PBB ke RSHS itu, dilakukan di Loby RSHS Bandung, pada 26 Agustus 2021, pukul 13.00 WIB.

Penyerahannya sendiri dilakukan oleh Ketua Team Research Jiat X UPI-UNIDO dan Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan UPI, Dianni Risda, M.Ed, yang diterima oleh Direktur perencanaan Umum dan Operasional RSHS, drg. M. Kamaruzzaman. 

Turut hadir Kabag Hukormas, Ibu Siti Mahmudah, SH, MH, Kes, Kepala Instalasi Kesling, Maudy Dirgahayu, SKM., MKM, dan pejabat di RSHS lainnya yakni Uswarudin.

Ketua Team Research Jiat X UPI-UNIDO PBB, Dianni Risda,M.Ed, mengatakan, pihaknya pada tahap awal menyerahkan bantuan sebanyak 100 botol diisnfektan yang diberi nama Jiat X kepada RSHS.

"Selanutnya, kami masih akan memberikan bantuan disinfektan ini kepada instansi atau rumah sakit lainnya. Ini memang merupakan program PBB untuk menekan laju Covid-19," ungkap Dianni kepada POSKOTAJABAR.CO.ID, Jumat, 27 Agustus 2021.

Menurut Dianni yang mewakili Pimpinan Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan UPI, Dr. Yadi Ruyadi, kerja sama dengan UNIDO PBB ini juga tidak hanya di Bandung. Tetapi juga akan dihibahkan ke berbagai instansi di kota lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, UPI Bandung mendapat hibah senilai  USD $ 50.000 atau sekira Rp 750 juta dari UNIDO PBB. Hibah diberikan dalam bentuk alat dan bahan untuk kepentingan penelitian dan pengembangan serta produksi secara besar-besar cairan disinfektan sebagai salah satu anti Covid-19.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler