Penerapan Uji Coba Prokes di Sektor Industri Esensial, Inilah yang Dilakukan Ngatiyana

Sabtu, 28 Agustus 2021 08:10 WIB

Share
Plt Walikota Cimahi, Ngatiyana Sidak pabrik-pabrik yang menerapkan prokes. (foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Plt. Walikota Cimahi ,Ngatiyana didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Pratiwi, Kepala Dinas perdagangan, Koperasi. Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Cimahi Dadan Darmawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Cimahi Yanuar dan Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Adet Chandra Purnama,  melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak).

Kali  ini, Ngatiyana, melakukan sidak langsung pelaksanaan uji coba  penerapan protokol kesehatan (Prokes) operasional perusahan pada sektor industri esensial di Kota Cimahi. 

Sidak dilakukan pada dua perusahaan yang dijadikan uji coba, yaitu  masing masing ke PT. Gistex Nisshinbo Indonesia dan PT. Sansan Saudaratex pada Jumat (27/08/2021). 

Hal ini sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3 dan Level 2 di Wilayah Jawa dan Bali, yang berlaku pada 24-30 Agustus 2021.

Inmendagri 35/2021 tersebut menyebutkan bahwa akan dilakukan uji coba protokol kesehatan pada perusahaan-perusahaan yang memiliki orientasi ekspor dan domestik untuk beroperasi dengan kapasitas 100% staf yang dibagi minimal dalam dua shift. 

Uji coba ini penting dilakukan untuk mendapatkan feedback sebelum seluruh operasional kegiatan industri dibuka secara penuh.

"Hari ini kami  melakukan sidak di PT. Nisshinbo ini yah sebagai uji coba dalam pelaksanaan operasional sesuai Inmendagri Nomor 35 Tahun 2021 yang mana operasional   ada 8 PT atau 8 perusahaan yang di uji coba. Nah ini kita harapkan cek dilapangan ada kekurangan-kekurangan, kalo masalah kerumunan sih tidak ada jarak antara karyawan jauh-jauh, udaranya panas, tidak dingin sehingga virus-virus itu biasanya tidak mau di tempat panas.Sidak kami bersama rombongan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya seperti apa, sehingga ada evaluasi setelah sidak ini," jelas Ngatiyana.   

Ngatiyana berharap kepada Satgas Covid-19 yang ada dan bertugas di perusahaan agar terus memperbaiki kelengkapan dalam penerapan protokol kesehatan di perusahaan saat operasional 100%, sehingga penerapan uji coba di sektor industri esensial dapat berjalan dengan baik, dan diharapkan pada bulan September nanti bisa beroperasi secara penuh. 

Sementara itu kasus Covid-19 di Kota Cimahi terus semakin menurun, berdasarkan data PICC pertanggal 25 Agustus 2021 kasus Covid-19 di Kota Cimahi terkonfirmasi positif sebanyak 176 orang (1,38%), sembuh sebanyak 12.388 orang (96,83%), dan meninggal sebanyak 229 orang (1,79%). (Bagdja)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler