Amoz Mundur dari Partai Ummat Besutan Amien Rais, Inilah Tanggapan Sekretaris MPPW Jawa Barat

Minggu, 29 Agustus 2021 07:20 WIB

Share
Sekretaris Majelis Pengawas Partai Wilayah (MPPW) Partai Ummat Provinsi Jawa Barat (Jabar), Drs Uum Syarif Usman SI.Pol . (foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Wakil Ketua Umum Partai Ummat , Agung Mozin (Amoz) mundur dari kepengurusan dan keanggotaan di partai besutan Amien Rais. Ada apa dengan partai berlambang perisai tauhid dan bintang?

"Jawa Barat, biasa. Tidak ada masalah dengan pengunduran diri pak Amoz," kata Sekretaris Majelis Pengawas Partai Wilayah (MPPW) Partai Ummat Provinsi Jawa Barat (Jabar), Drs Uum Syarif Usman SI.Pol saat dihubungi POSKOTAJABAR via telepon selularnya, Sabtu 28 Agustus 2021.

"Pak Amoz mundur. Kita hormati, sebagai hak pribadi beliau, lah," tambahnya.

Mantan Ketua PAN Kota Bandung menjelaskan, Amoz salah satu tokoh  dibalik berdirinya Partai Ummat. Apapun adanya dia sudah banyak berbuat di partai berlogo perisai tauhid dan bintang.

"Pak Amoz memang sudah berbuat, sampai mengantarkan partai ini ke Kemenkumham. Bahwa mungki, dianggap ada masalah. Biar jadi bahan introspeksi kita semua, lah," ungkapnya.

Jadi, jelasnya, kalau untuk Partai Ummat. Dengan keluarnya SK Kemenkumham. Artinya Partai besutan Amien Rais resmi sebagai partai, dan siap untuk ikut pemilu.

"Berkaitan dengan itu. Ya, tentu. Ini suasana kami sedang suasana gembira, bahagia, senang. Memang disaat yang sama menyesalkan dengan adanya pengunduran diri salah seorang. Wakil Ketua Umum, Bang Amoz, itu" ungkapnya.

Namun demikian, Uum menghormati itu, sebagai hak politik pribadi Amoz. Sebagai bagian dari Partai Ummat, tentu Uum mengucapkan terimakasih atas kiprah yang telah dilakukan. Sampai ikut mengantarkan partai mendapatkan legalitas dari Kemenkumham.

"Semoga itu, jadi amal soleh, lah," terangnya.

Uum juga menjelaskan, kalau terdengar ada masalah masalah kecil, lumrah dalam dinamika politik. Sebab, Partai Umat, baru berdiri, jadi konsolidasi belum matang.

"Mungkin ada singgung-singgungan antar pribadi atau bagaima. Ya itu, hal-hal yang menurut kami lumrah, lah. Dalam dinamika politik.

"Tapi kan altimeter gol dari kondisi itu. Ujung-ujungnya kembali ke sikap pribadi," jelasnya.

Ditanya singgung-singgungan seperti apa, Uum mengatakan kurang tahu.

"Kan disitu (surat pengunduran diri Amoz), cuma disebutkan. Alasan beliau mundur dengan alasan seperti yang beliau sebutkan. Cuma kasusnya apa, kan kita tidak tahu," terangnya.

"Itu hal yang gentel, lah. Mungkin, tidak mau juga beliau menyebutkan hal-hal yang kurang baik ke publik," pungkasnya. (Aris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler