Miris! Seorang Ayah Minta Bantuan Baju Sekolah Bekas untuk Anaknya, Bikin Hati Meleleh

Minggu, 29 Agustus 2021 15:34 WIB

Share
Tanto Gunawan, penambal perahu nelayan dengan empat anaknya. (Foto: Google)

LEBAK, POSKOTAJABAR.CO.ID-
Video viral, tentang ayah empat anak, ketuk pintu rumah warga, untuk minta atau beli seragam bekas, agar anaknya, Bagas Panca Wijaya (16), bisa mengikuti pendidikan tatap muka (PTM). Banyak orang yang miris dan bikin nangis. 

Lelaki tersebut adalah Tanto Gunawan (47), penambal perahu nelayan yang tinggal di Kampung Jogjogan, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Cerita Tanto ternyata juga didengar SMKN 1 Bayah, Lebak, Banten. Hatinya melelah dan menyatakan kesiapannya untuk membantu seragam dan keperluan sekolah Bagas.

Dijelaskan Tanto, walau pekerjaannya tidak menentu, tetapi sebagai orang tua, sebetulnya dia ingin sekali membelikan baju seragam, agar anak-anaknya bisa bersekolah.

Tetapi sampai H-1 jelas dimulainya PTM uang pembeli seragam yang sangat diidam-idamkan Bagas belum juga didapat, terpaksa aktivitas ketuk balas kasihan dari warga dilakukan.

Terus terang, Tanto mengakui, sebetulnya saat aktivitas, minta atau beli seragam bekas itu dilakukan, di kantongnya ada uang senilai Rp 100 ribu. Tetapi uang itu, tidak mungkin diberikan untuk seragam anaknya.

Dengan lima anggota keluarga --Tanto dan empat anaknya. Uang Rp 100 ribu itu, hanya cukup untuk aktivitas makan dan minum (mamin) selama tiga hari saja. 

Tanto tidak berani berspekulasi, karena penghasilannya sebagai penambal perahu tidak menentu, satu pekerjaan baru bisa diselesaikan tiga hari atau seminggu. Upahnya juga terbilang kecil.

Setelah viral, banyak yang datang mengunjungi rumah Tanto, untuk memberi bantuan. Banyak orang yang tidak percaya, kalau Tanto seorang yang tidak mampu. Hal itu, setelh melihat rumah Tanto yang cukup lumayan dengan tembok dan cat yang masih baru.

Salah seorang yang datang mengunjungi rumah Tanto adalah Ugan Suganda Geboy, seorang pensiunan TNI. Begitu tahu kondisi tersebut, Ugan langsung datang ke Jogjogan dan memberi bantuan.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler