Mulai 1 September , Lapangan Gasibu dan Saparua Kota Bandung Boleh Dipakai Olahraga  

Selasa, 31 Agustus 2021 20:01 WIB

Share
Tingkat penyebaran Covid-19, melandai. Pemprov Jabar berencana melakukan uji coba pembukaan Lapangan Olahraga Gasibu dan Saparua Kota Bandung di tengah pandemi Covid-19. (foto:doc Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID
Tingkat penyebaran Covid-19, melandai. Pemprov Jabar berencana melakukan uji coba pembukaan Lapangan Olahraga Gasibu dan Saparua Kota Bandung di tengah pandemi Covid-19.

"Pembukaan tersebut rencananya akan mulai diujicobakan besok (Kamis, 1 September 2021)," Kepala Biro Umum Pemprov Jabar Sumasna saat dihubungi POSKOTAJABAR via telepon selularnya, Rabu,31 Agustus 2021.
 
Dijelaskan Sumasna, masyarakat yang diperbolehkan berolahraga di kedua lapangn tersebut hanyalah mereka yang telah divaksinasi. Jumlah pengunjung juga dibatasi.

"Kalau dilihat dari kapasitas arealnya. Pengunjung yang diperbolehkan masuk lebih sekitar 150 orang pada waktu yang bersamaan. Diluar itu menunggu dulu," ujarnya.


Sumasna melanjutkan, sebelum masuk di kedua lapangan olahraga tersebut, pengunjung akan dicek suhu tubuhnya.

"Kalau di Gasibu itu, saat ini hanya untuk jogging lari, kalau di Saparua aktivitas lumayan banyak, tapi kalau aktivitas interaktif maksimal 4 orang, Sementara jam Operasional dari jam 6 pagi sampai 6 sore," ujarnya.

"Kita sementara kaya masuk ke mal, kita antre, titiknya hanya ada satu pintu masuk dan pintu keluar, diluar itu kita belum bisa izinkan," tambahnya.


Sumasna juga menambahkan, selain cek suhu tubuh, pihaknya akan melakukan pengecekan dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi --tujuannya untuk mentracing masyarakat agar lebih mudah melakukan penanganan apabila timbul kedaruratan.

Untuk memastikan keamanan dalam uji coba besok, pihaknya telah meminta satgas kota Bandung untuk membantu melakukan pengawasan.


"Kami kemarin sebelum memulai kegiatan besok --Satpol PP Jabar dan dinas terkait di kota Bandung kumpul di gedung sate melakukan rapat perihal ini. Jadi kalau untuk yang internal itu, ada di wilayah kami. Kami yang mengatur, begitu kalau di internal ada yang terkendali aparat wilayah bisa masuk, satpol PP mengingatkan, Polsek mengingatkan."

"Ini kita lakukan, supaya betul-betul terawasi, khawatir nanti ada beberapa hal yang miss," pungkasnya. (Aris)

 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler