Alhamdulillah. Elim yang Dilaporkan Hilang  Ditemukan Tim SAR Gabungan  dalam Keadaan Selamat

Rabu, 1 September 2021 20:33 WIB

Share
Tim SAR Gabungan membawa Elim ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Elim(45) yang dilaporkan hilang dari kaki Gunung Rakutak Desa Nagrak Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung telah ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat. (foto:Ist)


BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Seorang Pria Bernama Elim(45) yang dilaporkan hilang dari kaki Gunung Rakutak Desa Nagrak Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung telah ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat, Rabu 1 September 2021.

Sebelumnya Elim (45) pria asal Kampung Gunung Manik RT 02/ 08 Desa Nagrak Kabupaten Bandung yang dilaporkan hilang setelah berpamitan untuk pergi berkebun pada Sabtu (28/08/2021). Tim SAR Gabungan melakukan pencarian pada Senin hingga Selasa dengan hasil pencarian masih nihil. 

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah, ketika dihubungi POSKOTAJABAR.CO.ID menyebut tim SAR Gabungan melakukan pencarian sekitar LKP (Last Known Position) dengan radius 800 Meter.

Menurut informasi dari lokasi, Komandan Tim Rescue Kantor SAR Bandung, Idham Salasa menyebutkan hingga pukul 14.00 WIB Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian dengan di fokuskan di sekitar lokasi kejadian di Kaki Gunung Rakutak dengan hasil pencarian masih nihil.

Kemudian tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU untuk melakukan pencarian dan pada pukul 15.30 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan survivor dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

"Saat ditemukan survivor masih dalam keadaan duduk dengan kondisi lemas," ucap Idham.

Pada pukul 16.30 WIB. Dengan ditemukannya survivor maka Operasi SAR ditutup, Selanjutnya unsur SAR yang terlibat dalam pencarian untuk kembali ke masing-masing satuannya.

Tim SAR Gabungan pencarian terdiri dari Kantor SAR Bandung, K9 Polres Bandung, Koramil Pacet,  Polsek Pacet,  BPBD Kab. Bandung,  Satpol PP Kec. Pacet,  Linmas, Polhut Kab. Bandung, FKPA, Puskesdes Nagrak dan Warga Setempat," pungkasnya (Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler