Hilang Semalaman, AR Warga Nyalindung Kabupaten Sukabumi Ditemukan Meninggal  Tergantung di Pohon

Rabu, 1 September 2021 06:40 WIB

Share
AR (26) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, ditemukan tak bernyawa dengan tubuh tergantung di sebuah pohon. (foto:Ist)

SUKABUMI, POSKOTAJABAR.CO.ID

AR (26) warga  Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, ditemukan tak bernyawa dengan tubuh tergantung di sebuah pohon, Selasa (31/08/2021).

Kapolsek Nyalindung, AKP Aguk Khusaini mengungkapkan,  AR (26) diduga telah mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri menggunakan seutas tali disebuah pohon jambu air tidak jauh dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

"Berdasarkan keterangan saksi  yang merupakan adik kandung korban, bahwa terakhir diketahui AR pergi ke dapur dan kamar mandi,  pada Senin 30 Agustus 2021 sekira pukul 17.30 WIB,"sebut Aguk.


Namun, lanjut Aguk, setelah ditunggu sekian lama dan di cek ke kamar mandi, korban tidak berada ditempat atau meninggalkan rumah.

Setelah itu, Sambung Aguk, adik kandung korban bersama dengan saudara dan tetangga sekitarnya melakukan pencarian disekitar kampung. Namun, pencarian pun nihil tanpa ditemukannya korban. Sekitar  pukul 02.00 WIB dini hari korban sempat dihubungi  melalui telepon selulernya, tapi panggilan telepon tersebut  di rijek atau ditolak.

"Hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ini sekira pukul 09.00 WIB oleh saksi yang bernama Pak Adit  tergantung di sebuah pohon jambu air  yang berdekatan dengan TPU," bebernya.


Berdasarkan hasil pemeriksaan di TKP oleh tim medis Puskesmas Cijangkar yang didampingi oleh Kapolsek Nyalindung, Camat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang juga disaksikan oleh perwakilan pihak keluarga, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami oleh korban.

"Selanjutnya  pihak keluarga menerima kejadian gantung diri tersebut sebagai suatu musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi,"beber Aguk.

Saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Berdasar keterangan dari keluarga, tambah Aguk, korban mengalami sakit demam batuk pilek dan riwayat sakit paru-paru. Dimana sebelum kejadian gantung diri itu, pihak keluarga menyarankan korban untuk berobat.

"Berdasarkan  hasil  pemeriksaan tim medis,  dugaan sementara kejadian ini murni bunuh diri dan tidak di temukan tanda kekerasan pada tubuh  korban. Sedangkan untuk motif bunuh diri, diduga korban menderita penyakit asma yang tidak kunjung sembuh," pungkasnya. (Hendra)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler