Presiden Jokowi Minta Pemda Lakukan Vaksinasi Kalangan Pelajar dan Santri Secara Masif

Rabu, 1 September 2021 08:35 WIB

Share
Presiden RI Joko Widodo saat berdialog dengan pelajar dan santri terkait pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMAN I Beber Kabupaten Cirebon. Joko Widodo meminta kepada pemda lakukan vaksinasi di kalangan pelajar dan santri secara besar-besaran dan masif,. (foto:Ist)

CIREBON,  POSKOTAJABAR.CO.ID.

Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi) minta kepada  pemerintah daerah melakukan vaksinasi di kalangan  pelajar dan santri  secara besar-besaran dan masif, terutama di wilayah yang tingkat penyebaran Covid-19-nya tinggi.

Presiden Jokowi dalam kunjungannya di SMA Negeri I Beber Kabupaten Cirebon Presiden bertanya kepada anak-anak. “Apakah  kalian sudah ingin pembelajaran tatap muka?” tanya Presiden.
Para peserta vaksinasi pun secara serentak menjawab,” mau," katanya, Selasa (31/08/2021).

Pelajar dan santri yang mendapatkan vaksin lebih 2.000 orang. “Saya harapkan ini memberikan perlindungan, serta proteksi kepada pelajar dan para santri untuk mempersiapkan rencana pembelajaran tatap muka yang In Sya Allah akan dimulai nanti awal September atau minggu depan, "kata Presiden Jokowi

Presiden menyebutkan, pemerintah akan terus mengupayakan pelaksanaan program vaksinasi bagi para pelajar secara meluas untuk persiapan pembelajaran tatap muka.

Program vaksinasi dilakukan Badan Intelejen Negara (BIN) bekerja sama dengan Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Diharapkan anak-anak tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. “Ayo kita semuanya pakai masker, dan cepat-cepat kita semuanya ayo menuju ke (sentra) vaksinasi, minta vaksinasi, segera divaksin,” kata Jokowi.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kota/Kabupaten Cirebon dan Kuningan
kedatangan Presiden Ir. H. Jokowi ke SMAN 1 Beber dalam rangka meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19. Orang nomor satu di Indonesia itu disambut Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosadi. (Ejub).

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler