Walikota Oded Dukung Penerapan Ganjil Genap di Kota Bandung, Inilah Lokasinya

Kamis, 2 September 2021 17:09 WIB

Share
Walikota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung Jalan Dalam Kaum, Kamis 2 September 2021 mendukung pemberlakuan ganjil genap di Kota Bandung. (foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Pemkot Bandung mendukung langkah kepolisian terapkan sistem ganjil genap kendaraan di lima gerbang tol, yang akan dilaksanakan selama tiga hari mulai Jumat, 3 September 2021 hingga Minggu, 5 September 2021.

Lima titik pemberlakuan ganjil genap Kota Bandung itu adalah gerbang tol (GT) Pasteur, GT Pasirkoja, GT Kopo, GT Buahbatu dan GT Moch Toha.

Walikota Bandung, Oded M Danial mengatakan, kebijakan tersebut diterapkan kepolisian, mengingat mobilitas masyarakat yang masuk ke Kota Bandung, meningkat pasca PPKM Level 3.

"Pak Kapolres bilang hasil pantauan di Kota Bandung setelah ada perubahan situasi ini (level) volume kendaraan tinggi," katanya di Pendopo Kota Bandung Jln. Dalem Kaum Kota Bandung, Kamis 2 September 2021.


Dijelaskan Oded, Pemkot Bandung mendukung kebijakan itu. Apalagi, aturan itu merupakan arahan dari Polda Jawa Barat dan pemerintah pusat.

"Penerapan ganjil genap merupakan arahan dari Polda Jabar dan pemerintah pusat, saya mendukung," ungkapnya.

Menurutnya, penerapan ganjil genap kendaraan tidak akan terlalu mengganggu  aktifitas ekonomi di Kota Bandung yang mulai menggeliat pasca dilakukan relaksasi.

"Nggak, saya kira justru seninya menghadapi menyikapi Covid-19 tarik ulur. Satu sisi buka relaksasi, satu sisi ada kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Bukan berarti bertentangan tapi tarik ulur. Saya yakin ekonomi di Kota Bandung akan tumbuh," ucapnya.


Sebelumnya, Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP M Rano Hadianto mengatakan, pelaksanaan genap ganjil di lima titik gerbang tol akan dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Kelima gerbang tol tersebut yaitu gerbang tol Pasirkoja, Pasteur, Buah Batu, Moch Toha dan Kopo.

AKBP Rano mengatakan, kendaraan yang dikecualikan saat penerapan ganjil genap yaitu kendaraan dinas kepolisian, TNI, kendaraan dinas berpelat nomor merah, angkutan barang dan umum serta online. Ambulans, pemadam kebakaran dan kendaraan dinas kesehatan yang menangani Covid-19 termasuk kendaraan swasta dengan menunjukkan surat kerja.

"Tentunya Kota Bandung akses masuknya adalah lima gerbang tol yang menjadi favorit bagi masyarakat khususnya luar Kota Bandung masuk ke Bandung sehingga dengan adanya pelaksanaan ganjil genap di lima gerbang tol tersebut bisa mobilitas terkendali," kata Rano.




Menurutnya, dengan penerapan ganjil genap maka Kota Bandung yang saat ini di level tiga bisa semakin membaik.

"Sejauh ini mobilitas berdasarkan data dari tol gerbang tol yang ada di Bandung masih dalam tahap normal namun pada saat weekend kemungkinan lonjakan mobilitas itu cukup tinggi sehingga kita bisa mengantisipasi dengan ganjil genap," ungkapnya.

Rano menambahkan, pihaknya saat ini hanya menerapkan ganjil genap di lima gerbang tol sedangkan di dalam Kota Bandung masih dibahas bersama forum lalu lintas.  

"Sesuai arahan Dirlantas Polda Jabar pelaksanaan ganjil genap dikhususkan kepada masyarakat berpelat nomor luar Kota Bandung," pungkasnya. (Aris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler