Diserang Kelompok Separatis Bersenjata, Empat Anggota TNI Gugur di Papua Barat

Jumat, 3 September 2021 09:35 WIB

Share
Personil TNI tengah mengevakuasi jenazah prajurit yang gugur diserang di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. (Foto: Ist.)

JAKARTA, POSKOTAJABAR.CO.ID 

Empat Prajurit TNI gugur akibat diserang kelompok orang tak dikenal di Papua Barat. Keempatnya gugur setelah diserang oleh kelompok separatis yang berjumlaah sekitar 50 orang. Saat itu, keempatnya tengah bertugas di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Papua Barat. 

Tiga orang yang meninggal di tempat adalah tiga orang personel anggota Posramil Kisor yaitu Serda Amrosius, Praka Dirham, dan Pratu Zul Ansari. Satu orang luka berat yakni Sertu Juliano. Sedangkan dua orang hilang hilang yaitu Lettu Chb Dirman (Danposramil) dan Pratu Ikbal. 

Namun, setelah dilakukan pencarian Lettu Chb Dirman, Komandan Posramil Kisor, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam semak-semak belukar tak jauh dari pos.

Penyerangan yang dilakukan secara membabi buta oleh sekitar 50 orang kelompok separatis itu terjadi pada hari Rabu, 2 September 2021, diperkirakan sekitar Pukul 03.00 WIT, terhadap Posramil Kisor Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

.Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Kolonel Arm Hendra Pasireron, membenarkan adanya empat prajurit TNI AD yang gugu,r saat terjadi serangan kelompok orang tak dikenal di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis,2 September 2021 dinihari.

Serangan yang diduga dilakukan kelompok separatis teroris itu, menyebabkan 4 anggota TNI AD meninggal dunia. Keempatnya antara lain Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman.

Keempat prajurit TNI AD tersebut diserang saat sedang tidur, sekitar pukul 03.00 WIT di Posramil Kisor. Ketiga anggota TNI AD masing-masing Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari ditemukan tewas di dalam Posramil Kisor.

"Eampat orang (prajurit) gugur," kata Kapendam XVIII/Kasuari, Kolonel Arm Hendra Pasireron saat dihubungi, Kamis, 2 September 2021.  

Berdasarkan informasi yang diterima masih ada satu anggota TNI AD Pratu Ikbal hingga kini dinyatakan hilang dan belum ditemukan. (Poskota/nst)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler