Mahasiswa Bandung Geruduk Gedung Sate, Inilah Tuntutannya

Jumat, 3 September 2021 19:18 WIB

Share
Ratusan mahasiswa asal berbagai kampus yang ada di Kota Bandung, geruduk Gedung Sate Jl Diponegoro No.27, Jumat, 3 September 2021. Orator tengah berorasi di antara Gerbang Gedung Sate yang terkunci.(foto:Aris)

BANDUNG,POSKOTAJABAR.CO.ID

Ratusan mahasiswa asal berbagai kampus yang ada di Kota Bandung, geruduk Gedung Sate Jl Diponegoro No.27, Jumat 3 September 2021. Bahkan di antara mereka, ada yang panjat pagar sambil kibarkan bendera Himpunan  Mahasiswa Indonesia (HMI).

Aksi dilakukan karena mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan HMI ini melihat penanganan pandemi Covid-19 dan penanganan ekonomi masyarakat yang terdampak, belum efisien dan efektif. 

Demo HMI ini, berjalan aman dan damai --dikawal sekitar puluhan personil polisi dari berbagai kesatuan yang ada di Polsek, Polrestabes dan Polda Jabar. Walau pun begitu, keberadaan mereka tidak mencolok.

Selain itu, polisi juga melakukan langkah-langkah antisipasi, dengan menutup jalan. Agar kendaraan masyarakat, tidak bisa lalu lalang didekat demonstran.

Mahasiswa, sudah terlihat berkumpul di beberapa titik sekitar Gedung Sate, sejak Pukul 11.00 WIB. Setelah itu, mahasiswa memasang banner dari kain, yang dihiasi beberapa coretan cat pilok warna hitam. Satu di antaranya, ada yang bertuliskan 'not found 404'.

Aksi sendiri baru dilakukan mahasiswa usai salat Jumat, diawali dengan orasi, setelah itu bakar ban. Setelah ban habis mereka istirahat. Beberapa saat kemudian aksi lanjutan kembali dilakukan, dan bakar ban pun kembali terulang. Kali ini, angin berhembus kencang, api pun bergoyang dengan hebatnya tapi tak padam. 

Asap hitam, melingkupi lokasi demo justru semakin membuat mahasiswa semakin bersemangat untuk menyuarakan keprihatinannya atas kondisi yang terjadi saat ini, ekonomi yang payah, dan wabah penyakit yang sangat mengkhawatirkan.

"Biarin kalau pak Ridwan Kamil, menolak tidak mau audiensi dengan kita. Besok-besok kita bisa datangkan rekan-rekan kita dalam jumlah yang lebih banyak lagi. Kalau perlu kita geruduk Gedung Sate setiap hari," kata orator kesal.

Kabid PTKP HMI Kota Bandung, Yusuf Sugiyarto mengatakan, demo dilakukan karena penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah pusat, provinsi maupun kota dan kabupaten tidak berjalan sebagaimana mestkinya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler