PON XX Papua 2021 Catat Sejarah, Berlangsung di Tengah Pandemi dan Kirab Api Secara Virtual

Jumat, 3 September 2021 13:27 WIB

Share
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, mengungkapkan, kirab api PON XX Papua 2021 akan dilangsungkan secara virtual. (Foto: KONI Pusat)

JAKARTA, POSKOTAJABAR.CO.ID - 

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, mengungkapkan, kirab api Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 akan digelar secara virtual pada 1 Oktober 2021. Hal itu disebabkan, situasi di Indonesia yang masih pandemi Covid-19.

“Dikarenakan situasi pandemi Covid-19 saat ini, maka prosesi kirab api PON tidak dapat dilakukan sepenuhnya, sehingga sebagian prosesi ini akan dilakukan secara virtual,” ungkap Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman.

Menurut Marciano Norman, PON menjadi kegiatan yang tak terpisahkan dari perhelatan olahraga akbar empat tahunan tersebut, tak terkecuali pada PON XX Tahun 2021 di Papua.

Sayangnya dikarenakan masa pandemic Covid-19 yang belum berakhir, peluncuran kirab api PON XX digelar secara virtual pada 1 Oktober 2021. PON XX Papua 2021 sendiri akanberlangsungl 2 -15 Oktober 2021.

Prosesi kirab api PON merupakan kegiatan yang selalu menjadi tradisi penyelenggaraan, sebagai upaya untuk membagikan kehangatan peristiwa akbar olahraga ke seluruh kota di Indonesia.

“Mari kita berpartisipasi dan membagikan kehangatan dengan mengikuti kegiatan Virtual Run Kirab Api PON XX Papua 2021. Jadilah, bagian dari sejarah PON,” ajak Marciano Norman.

PON XX yang siap digelar merupakan PON pertama yang diselenggarakan di masa pandemi Covid-19. Bangsa Indonesia akan membuktikan kemampuannya mengikuti kesuksesan Olimpiade Tokyo 2020.

Oleh karenanya, PON kali ini berpesan sangat penting dan tercatat dalam sejarah olahraga prestasi Indonesia. PON XX di Papua memiliki peran penting. Pertama sebagai momentum persatuan Bangsa Indonesia melalui kegiatan olahraga.

“Masyarakat Papua sebagai tuan rumah akan mempersatukan 33 kontingen provinsi yang akan datang untuk mengikuti PON,” terang Sekjen KONI Pusat Drs.Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler