Tim Jaksa Geledah Kantor Dinas Pertanian Karawang, Dokumen Ini yang Mereka Cari

Senin, 6 September 2021 21:44 WIB

Share
Tim Jaksa Karawang melakukan penggeladahan di Kantor Distan untuk mencari berkas. (Foto: Ist.)

KARAWANG, POSKOTAJABAR.CO.ID - 

Kejaksaan Negeri Karawang mulai bergerak menggeledah kantor Dinas Pertanian (Distan) Karawang yang merupakan tindaklanjut kasus dugaan korupsi pembangunan DAM parit tahun 2018 senilai Rp 9 miliar, Senin, 6 September 2021.

Penggeledahan dipimpin langsung Kepala Kejari Karawang, Martha Parulina Berliana, bersama Kasipidsus, Danni Chaeruddin dan Kasi Intel, Tohom Hasiolan. Penggeledahan dilakukan untuk mencari berkas kegiatan DAM parit.

Tim Jaksa mulai melakukan pengeledahan pukul 09.30 WIB ketika Tim Penyidik Pidana Khusus Kejari Karawang mendatangi sejumlah ruangan di Dinas Pertanian.
Kemudian beberapa meja kerja diperiksa setiap dokumennya.

Dokumen yang dicari merupakan dokumen pembangunan DAM parit tahun 2018. Dokumen yang dicari merupakan dokumen asli, yang kabarnya hilang karena banjir.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Martha Parulina Berliana, mengatakan, penggeledahan yang dilakukan masih berkaitan dengan kasus korupsi pembangunan DAM Parit di Dinas Pertanian.

Untuk melengkapi hasil pemeriksaan penyidik masih mencari dokumen asli yang belum didapatkan penyidik. "Katanya, sih dokemen itu hilang karena banjir. Tapi kita lihat nanti hasil penggeledahan," katanya.

Martha mengatakan, kasus korupsi pembangunan DAM parit sudah memasuki tahap penyidikan dimana penyidik sudah menetapkan satu orang tersangka.

Namun untuk melengkapi pemeriksaan, pihaknya melakukan penggeledahan mencari dokumen yang diperlukan. "Pemeriksaan masih berjalan dan kita sudah memeriksa sekitar 160 saksi yang terkait masalah pembangunan DAM parit," katanya.(asl)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler