PPKM Level 2,  Kabupaten Sukabumi Mulai Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Selasa, 7 September 2021 09:07 WIB

Share
PPKM Level 2,  Kabupaten Sukabumi Mulai Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Kabupaten Sukabumi sudah menjadi salah satu wilayah dengan penerapan PPKM level 2. Dengan begitu, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas pun mulai dilaksanakan, Senin (06/08/2021). (foto:Ist)

SUKABUMI,POSKOTAJABAR.CO.ID

Kabupaten Sukabumi sudah menjadi salah satu wilayah dengan penerapan PPKM lebel 2. Dengan begitu,  Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas  pun mulai dilaksanakan, Senin (06/09/2021).

PTM di kabupaten terluas se Jawa - Bali ini dapat dimulai setelah  Dinas pendidikan setempat  memverifikasi  sekolah - sekolah yang ada di wilayahnya.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengatakan, PTM terbatas sudah dapat dilaksanakan. Namun, harus tetap dengan menerapkan   protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat dan disiplin.

"Persentase antara pembelajaran secara daring dan tatap muka masih ada. Prokes harus berjalan,"ujar dia.

Kemudian, sambung Marwan, tidak semua sekolah menggelar PTM terbatas ini. Terutama bagi badan pendidikan yang jarak tempuhnya cukup jauh, termasuk apabila mayoritas siswanya berangkat menggunakan kendaraan umum.

"Tetapi bagi anak yang sekolahnya jauh kita masih warning, seperti harus naik angkot ke sekolah atau kendaraan umum lainnya. Kecuali kalau ke sekolah yang jaraknya dekat dan bisa dijangkau dengan berjalan kaki. kita dorong semuanya untuk bisa belajar secara tatap muka,"papar dia

Menurut Marwan, hasil PTM dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akan berbeda. Pasalnya,  aktivitas anak didik akan lebih terkontrol dengan  baik, dan tidak melakukan kegiatan yang menjurus perbuatan negatif.

"Hampir dua tahun anak-anak lepas kendali. Saya berharap dengan dilaksanakannya PTM terbatas ini anak - anak akan lebih terkontrol,"pungkasnya. (Hendra)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar