PTM di SMAN 2 Kota Cimahi dengan Prokes Ketat, Siswa dan Guru Wajib Divaksin

Selasa, 7 September 2021 06:54 WIB

Share
Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Cimahi Drs. Doddy Sularto, MM, mengontrol kelas dalam rangka PTM yang dilakukan dengan prokes yang ketat. (Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID- 

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta se -Kota Cimahi, berlangsung mulai Senin, 6 September 2021. PTM dilakukan dengan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Cimahi, Drs. Doddy Sularto, MM, mengungkapkan,  bahwa pihaknya mengakhiri proses belajar jarak jauh yang berlangsung selama sekitar satu setengah tahun.

"Kita mulai dengan uji coba PTM dengan menerapkan prokes yang sangat ketat, sesuai peraturan surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri dan Kemendikbud tahun 2020," ungkap Doddy.

Menurut Doddy, dalam uji coba PTM ini, sesuai dengan aturan, memberikan ruang kehadiran siswa sebanyak 50%, dengan komposisi waktu belajar menjadi dua sesi. Sesi pertama siswa belajar mulai jam 07.00 sampai jam 09.00 dan sesi kedua siswa belajar mulai jam 10.00 sampai dengan jam 12.00.

"Tentunya, semua ini tidak terlepas dari koordinasi dan arahan pemerintah daerah, dalam hal ini Plt Walikota Cimahi Ngatiyana. Beliau sudah mengultimatum bahwa sekolah harus menerapkan prokes Covid 19. Jangan sampai terjadi klaster Covid-19 di dunia pendidikan. Kesehatan kita, khususnya bagi anak didik penerus generasi bangsa harus diutamakan," tegasnya.

Dikatakan Doddy, siswa yang sudah mengikuti PTM mulai hari Senin, 6 September 2021 September 2021, adalah mereka yang sudah diizinkan oleh orang tuanya melalui pengisian angket formulir yang dikembalikan ke sekolah sebanyak 1.022 orang.

"Sebanyak 93,9 % menyatakan bersedia dibuka proses belajar tatap muka. Sedangkan 6,1 % tidak menyetujui atau belum mau dibuka proses belajar tatap muka," imbuhnya.

Sebagai tanggung jawab kepala sekolah, kata Doddy, sekolah pun tidak akan memaksakan siswa untuk ikut program sekolah PTM sampai sekolah kembali belajar secara normal. 

"Perlu diingat, bahwa kami juga sudah koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Cimahi termasuk unsur Kelurahan, Kecamatan, dan Puskesmas," terang Doddy.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler