Tidak Ingin Kejadian Seperti Lapas Tangerang, Inilah yang Dilakukan Kalapas Sukabumi

Rabu, 8 September 2021 19:45 WIB

Share
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi, Christo Toar, terjun langsung memeriksa satu persatu instalasi listrik di blok hunian warga binaan permasyarakatan (WBP), Rabu (8/9/2021). (foto:Ist)

SUKABUMI,POSKOTAJABAR.CO.ID
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi, Christo Toar, terjun langsung memeriksa satu persatu instalasi listrik  di blok hunian warga binaan permasyarakatan (WBP), Rabu (8/9/2021).

Christo Toar menjelaskan, pemeriksaan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut perintah  kepala Kantor Wilayah  Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo, yang mengintruksikan kepada seluruh  kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Jawa Barat untuk melakukan antisipasi Gangguan Keamanan dan Ketertiban di Lapas/Rutan serta terus meningkatkan kewaspadaan dengan pengecekan penggunaan alat elektronik, memeriksa kondisi kelistrikan, dan  memastikan kesiapan alat pemadam api ringan (APAR) agar dalam kondisi siap pakai.

"Menindaklanjuti instruksi Kakanwil,  hari ini kami langsung melaksanakan pemeriksaan dan penertiban instalasi listrik di blok hunian Lapas Sukabumi,"ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Christo menegaskan,  kepada seluruh WBP agar tidak melakukan pemasangan instalasi ilegal di dalam kamar hunian. Untuk memastikannya, petugas Lapas akan memeriksa dan menertibkannya secara rutin.

“Tidak hanya di blok hunian, tapi  dapur, bengkel kegiatan kerja, dan juga seluruh area kantor akan di pemeriksa juga ditertibkan,”beber dia.

Christo menuturkan, dia akan segera memperbaiki jalur aliran listrik yang perlu  penggantian sesuai dengan anggaran yang ada. Hal itu dilakukan agar agar kejadian di Lapas Tangerang tidak terjadi di Lapas Klas II B Sukabumi.

"Kami  mengucapkan turut berdukacita kepada keluarga WBP yang menjadi korban kebakaran di Lapas klas I Tangerang, serta berharap apa yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang tidak terjadi di Lapas Sukabumi,"pungkasnya. (Hendra)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler