Inilah Pengakuan Ricky Riyadi pada Sidang Lanjutan Kasus Bupati KBB Non Aktif Aa Umbara

Kamis, 9 September 2021 10:26 WIB

Share
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan saksi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat Ricky Riyadi dalam sidang lanjutan kasus Bupati KBB Non Aktif, Aa Umbara. (foto :bagdja)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan saksi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat, Ricky Riyadi dalam lanjutan sidang kasus dugaan korupsi dana Bansos Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat, yang menyeret Bupati KBB (non aktif) H Aa Umbara Sutisna dan anaknya Andri Wibawa juga seorang pengusaha M Totoh, idi Pengadilan Negeri Tiipkor Jalan L.L.RE Martadinata Bandung. Rabu (8/9/2021).

Ricky saat dihadirkan dipersidangan dicecar berbagai pertanyaan terkait pemberian uang kepada Aa Umbara sebesar Rp 17.500.000,- masalah jabatan oleh  JPU Budi Nugraha. Pemberian uang itu berkaitan dengan mutasi, promosi jabatan. Pemberian uang itu dilakukan dengan tiga kali tahapan.

Hal itupun diakui oleh Ricky. Semuanya tidak ada permintaan secara langsung dari Aa Umbara, dan berdasarkan keterangan Ricky pula bahwa Aa tidak menjanjikan apapun terhadap Ricky.

Mejelis Hakim Lindawati pun mempertanyakan kepada Ricky, "Apakah dalam pemberian uang tersebut kepada saksi, terdakwa mempertegas menjanjikan jabatan terhadap saksi?,"

Ricky menjawab, bahwa terdakwa tidak memberikan janji apa-apa.

Dalam persidangan yang berlangsung, Ricky secara gamblang untuk memberikan uang tersebut, tidak secara langsung kepada Aa, dia memberikannya kepada ajudannya.

Hanya kata Ricky kembali, pihaknya setelah menyerahkan uang sebesar Rp 17.500.000 tersebut tidak langsung melaporkannya kepada  Aa Umbara. (Bagdja)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler