Roda Perekonomian Kota Cirebon Mulai Menggeliat, Inilah Faktanya

Kamis, 9 September 2021 06:19 WIB

Share
Kepala BKD Kota Cirebon Arif Kurniawan ST. Roda perekonomian di Kota Cirebon kini mulai nenggeliat. Sentra perputaran ekonomi menunjang PAD kini terus menunjjukkan angka peningkatan. (foto:ist)

CIREBON, POSKOTAJABAR.CO.ID

Roda perekonomian di Kota Cirebon kini mulai menggeliat. Sentra perputaran ekonomi menunjang Pendapatan Asi Daerah (PAD) kini terus menunjukkan  angka peningkatan.

Demikian kata Kepala Badan Keuangan Daerah ( BKD)  Kota Cirebon Arif Kurniawan ST, Rabu (09/09/2021).

Dari kalkukasi angka pemasukan daerah di tahun  2021 sebesar Rp 516,9 miliar secara komulatip PAD Kota Cirebon optimis dapat tercapai.
Berdasarkan laporan per 31 Agustus 2021, realisasi PAD sudah nencapai Rp 224, 53 miliar atau 43,44 persen.

"Berbagai peluang berpotensi menunjang pemasukan PAD di wilayahnya bakal terus digenjot," katanya.

Disebuttkan, target PAD  berasal dari pajak daerah sebesar Rp 192,01 miliar, retribusi daerah Rp 15,09 miliar, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan Rp 8,05 miliar dan pendapatan lain-lain yang sah, termasuk RSD Gunung Jati sebesar Rp 301,73 miliar. 

“Realisasi pajak daerah bisa dilihat secara on line di situs resmi BKD Kota Cirebon,” ujarnya.

Sampai  31 Agustus 2021, sambung Arif, realisasi retribusi daerah sebesar 45,25 persen, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan sebesar 76,82 persen dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar  36,67 persen. Sedangkan pajak daerah sampai  8 September 2021 sebesar 54,57 persen. 

“Itu di bulan Agustus, sekarang sudah pertengahan September angkanya mulai ada kenaikan,” kata Arif.

Pihaknya meyakini, perekonomian di Kota Cirebon yang mulai bangkit akan meningkatkan PAD Kota Cirebon.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler