Polisi Naikkan Status Jadi Penyidikan dalam Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Jumat, 10 September 2021 17:37 WIB

Share
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang menjadi penyidikan. (Foto: Ist.)

JAKARTA, POSKOTAJABAR.CO.ID -

Kasus kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, telah dinaikkan tahapannya oleh pihak kepolisian. Dari tahap tahap penyelidikan kini sudah menjadi tahap penyidikan.

Dinaikannya kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan, setelah ditemukan adanya dugaan kelalaian atau tindak pidana dalam peristiwa yang menewaskan 44 warga binaan dan puluhan orang luka-luka.

"Kami telah melakukan gelar perkara oleh penyidik. Pagi tadi, dari penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan. Jadi, sudah naik sidik, sudah pro judicia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jum'at, 10 September 2021.

Menurut Yusri, kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang dinaikkan menjadi penyidikan diduga ada indikasi tindak pidana yang merujuk ke Pasal 187 KUHP dan 188 juncto 359 KUHP tentang kelalain atau kealfaan.

Meski demikian, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam peristiwa tersebut. Namun, Yusri menjelaskan, polisi sudah mengantongi siapa saja yang akan dipanggil dalam proses penyidikan tersebut.

"Tim penyidik sedang menyusun pemanggilan beberapa saksi lagi untuk melengkapi berkas perkara. Ada semua daftarnya, bisa saja yang telah dipanggil lagi untuk sidik ya," kata Yusri.

Seperti diketahui, terjadi kebakaran hebat di Lapas KLelas 1 Tangerang Banten. Dalam kejadian itu, 41 napi dinyatakan tewas, kemudian menyusul tiga napi yang luka parah serta puluhan napi luka ringan. (Poskota/nst)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler